KYIV, POSNEWS.CO.ID – Pasukan militer Rusia kembali meluncurkan serangan udara masif ke ibu kota Kyiv pada Sabtu dini hari.
Kerusakan Parah Permukiman dan Korban Jiwa
Serangan maut tersebut merenggut sedikitnya tiga nyawa warga sipil.
Gempuran udara juga melukai lebih dari 12 warga lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Kyiv Vitalii Klitschko mengonfirmasi insiden tersebut lewat Telegram.
Reruntuhan rudal merusak gedung apartemen lima lantai di Distrik Solomianskyi.
Hantaman reruntuhan memicu kobaran api besar di halaman gedung.
Petugas menduga reruntuhan menimbun beberapa warga di dalam bangunan.
Gempuran juga meruntuhkan lantai satu dan dua apartemen di Distrik Shevchenkivskyi.
Sementara itu, kobaran api menghanguskan deretan gudang di Distrik Darnytskyi.
Eskalasi Berdarah dan Pelanggaran Ruang Udara Polandia
Serangan Sabtu ini menyusul gempuran masif dua hari sebelumnya.
Serangan udara Rusia sebelumnya menewaskan 10 warga sipil di Ukraina.
Gempuran tersebut juga melukai lebih dari 50 warga lainnya.
Bahkan satu rudal Rusia sempat menerobos ruang udara Polandia.
Oleh karena itu, Presiden Volodymyr Zelenskyy memperhebat tekanan diplomasi.
Zelenskyy mendesak Amerika Serikat dan sekutu Barat menyuplai sistem Patriot.
Ukraina membutuhkan rudal penangkis guna mencegat serangan balistik Rusia.
Pembicaraan Zelenskyy dan Keraguan Donald Trump
Zelenskyy melangsungkan pembicaraan telepon bersama Wakil Presiden AS JD Vance.
Zelenskyy membahas hasil pertemuannya bersama Presiden Donald Trump di Washington.
Ia melabeli diskusi di Washington tersebut sangat positif dan produktif.
Zelenskyy menegaskan bahwa pencegat rudal Patriot menjadi prioritas utama negara.
Namun Presiden Donald Trump memunculkan keraguan baru pada Jumat lalu.
Trump memberikan pernyataan mengejutkan saat rapat kabinet di Camp David.
Sebelumnya Trump menjanjikan lisensi produksi Patriot saat KTT NATO di Ankara.
Kini Trump mengaku belum mengambil keputusan final terkait lisensi tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













