Gempa M 7,7 Guncang NTT, 14 Daerah Berstatus Waspada Tsunami

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peta BMKG menunjukkan lokasi gempa M 7,7 di Mbay, Nagekeo, NTT yang memicu peringatan dini tsunami. (Posnews/BMKG)

Peta BMKG menunjukkan lokasi gempa M 7,7 di Mbay, Nagekeo, NTT yang memicu peringatan dini tsunami. (Posnews/BMKG)

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Sabtu pagi yang seharusnya tenang berubah menjadi momen penuh kewaspadaan.

Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB.

Guncangan kuat itu langsung memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di 36 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo pada koordinat 8,35 LS dan 121,37 BT dengan kedalaman 10 kilometer.

Karena tergolong gempa dangkal, guncangannya berpotensi terasa kuat dan memengaruhi kawasan pesisir di sekitarnya.

“Gempa Mag:7.7, 15-Aug-2026 04:58:24 WIB, Lok:8.35 LS, 121.37 BT (36 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT), Kedlmn:10 Km,” tulis BMKG melalui akun resminya.

BMKG: Jangan Tunggu Air Laut Naik, Segera Menjauh dari Pantai

BMKG menegaskan bahwa gempa ini berpotensi tsunami. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah pesisir diminta segera menjauhi pantai, muara, dan tepian sungai serta mengikuti arahan evakuasi dari pemerintah daerah dan petugas setempat.

Baca Juga :  DPR dan Pemerintah Sepakat Bentuk Kementerian Haji dan Umrah

Status Waspada menunjukkan potensi tinggi gelombang tsunami kurang dari 0,5 meter, namun gelombang tersebut tetap dapat membahayakan aktivitas di pantai, pelabuhan, dan kawasan pesisir.

14 Wilayah Masuk Status Waspada

BMKG menetapkan 14 wilayah dalam status Waspada dengan estimasi waktu tiba tsunami sebagai berikut.

Nusa Tenggara Timur (NTT)

  1. Pulau Ende — 05.03 WIB
  2. Pulau Sikka — 05.07 WIB
  3. Flores Timur bagian utara — 05.15 WIB

Nusa Tenggara Barat (NTB)

  1. Bima Pulau Sangiang — 05.09 WIB
  2. Bima Pulau Gili — 05.12 WIB
  3. Kota Bima bagian utara — 05.14 WIB
  4. Dompu bagian utara — 05.19 WIB

Sulawesi Tenggara (Sultra)

  1. Kota Bau-Bau — 05.40 WIB

Sulawesi Selatan (Sulsel)

  1. Takalar — 05.43 WIB
  2. Bone — 05.54 WIB
  3. Wajo — 06.01 WIB
  4. Luwu bagian timur — 06.36 WIB
  5. Luwu bagian utara — 06.39 WIB
  6. Kota Palopo — 06.41 WIB
Baca Juga :  Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak

Delapan Wilayah Berstatus Siaga

Selain itu, BMKG juga menetapkan delapan daerah dalam status Siaga, yaitu Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Selayar, Ende bagian utara, Sikka bagian utara, Jeneponto, dan Bantaeng.

Status Siaga menandakan potensi dampak yang lebih serius sehingga masyarakat diminta bersiap melakukan evakuasi apabila ada instruksi dari otoritas setempat.

Kesiapsiagaan Menyelamatkan Nyawa

Gempa besar seperti ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki aktivitas tektonik sangat tinggi.

Karena itu, tetap tenang, jauhi pantai, dan ikuti informasi resmi BMKG, BNPB, BPBD, serta pemerintah daerah adalah langkah paling penting untuk melindungi diri dan keluarga.

Kewaspadaan yang cepat, informasi yang benar, dan kepatuhan terhadap peringatan dini dapat menjadi pembeda antara kepanikan dan keselamatan.

Saat alam mengirimkan peringatan, tindakan yang tepat adalah bentuk kesiapsiagaan yang paling berharga. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll
Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar
Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Rabu, 30 September 2026 - 12:36 WIB

Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Berita Terbaru