Kapal Perang AS USS Benfold Mati Listrik Empat Hari

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapal perusak Angkatan Laut AS USS Benfold mengalami mati listrik selama empat hari di Samudra Pasifik hingga harus ditarik ke Teluk Subic, Filipina. Dok: Istimewa.

Kapal perusak Angkatan Laut AS USS Benfold mengalami mati listrik selama empat hari di Samudra Pasifik hingga harus ditarik ke Teluk Subic, Filipina. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Kapal perang USS Benfold mengalami kerusakan mesin fatal di Samudra Pasifik. Kerusakan generator tersebut memadamkan seluruh aliran listrik kapal selama empat hari.

Juru bicara Angkatan Laut AS Matthew Comer membenarkan insiden teknis tersebut. Akibatnya, sekitar 300 prajurit hidup tanpa air minum dan makanan hangat.

Selain itu, toilet dan pendingin udara kapal mati total. Media USNI News pertama kali mempublikasikan peristiwa memprihatinkan ini.

Sementara itu, kapal perang USS Robert Smalls mengirim bantuan makanan. Selanjutnya, kapal tunda menarik USS Benfold ke Teluk Subic, Filipina.

Kapal perang tersebut tiba di Subic pada 28 Juli. Pihak militer kemudian menyediakan fasilitas penginapan di darat bagi seluruh prajurit.

Setelah perbaikan, USS Benfold kembali berlayar pada 8 Agustus. Namun, insiden ini memicu kritik keras dari Kongres AS.

Baca Juga :  14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis

Para politisi Demokrat menuntut penyelidikan menyeluruh atas krisis logistik militer. Sebelumnya, kapal induk USS Abraham Lincoln juga mengalami kelangkaan pasokan.

Oleh karena itu, Pentagon kini menghadapi tekanan besar terkait kesejahteraan prajurit. Di sisi lain, armada USS George Washington bergerak menuju Timur Tengah.

Langkah ini membuat kawasan Pasifik kehilangan kehadiran kapal induk AS. Pemerintah AS tetap memantau pergerakan militer Tiongkok di kawasan tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ABC dan Disney Menggugat FCC Terkait Ancaman Pencabutan
Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS
Rekor Serangan Pekerja Kemanusiaan Capai Puncak Tertinggi
Petani Jepang Ubah Jadwal Kerja Jadi Malam Hari
Jepang Bakal Uji Coba Rudal Hipersonik di Wilayah Australia
Futures Sawit Malaysia Naik, Ikuti Kinerja Bursa Dalian
Kebakaran Hutan Landa Belgia dan Yunani, Dua Tewas
Trump Perintahkan Pentagon Kurangi Latihan Militer

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:02 WIB

ABC dan Disney Menggugat FCC Terkait Ancaman Pencabutan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:53 WIB

Trump Klaim Selat Hormuz Wilayah Baru AS

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:30 WIB

Rekor Serangan Pekerja Kemanusiaan Capai Puncak Tertinggi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 06:44 WIB

Petani Jepang Ubah Jadwal Kerja Jadi Malam Hari

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27 WIB

Jepang Bakal Uji Coba Rudal Hipersonik di Wilayah Australia

Berita Terbaru

OpenAI merilis ChatGPT for Teens untuk pengguna usia 13–17 tahun yang dilengkapi sistem perlindungan konten ketat, pembatasan emosional AI, dan dukungan belajar interaktif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OpenAI Meluncurkan ChatGPT for Teens dengan Fitur Proteksi

Kamis, 20 Agu 2026 - 10:06 WIB

Jaringan televisi ABC dan induk perusahaannya, Disney, resmi menggugat Komisi Komunikasi Federal (FCC) AS ke pengadilan federal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

ABC dan Disney Menggugat FCC Terkait Ancaman Pencabutan

Kamis, 20 Agu 2026 - 09:02 WIB