POSNEWS.CO.ID, NEW YORK — Rockstar Games menghadapi insiden kebocoran materi gim Grand Theft Auto VI (GTA 6) secara masif. Kelompok peretas mempublikasikan video gameplay serta peta wilayah Leonida ke media sosial. Insiden ini terjadi menjelang peluncuran trailer resmi terbaru.
Kelompok Cyberleek mengeklaim bertanggung jawab atas pembobolan sistem keamanan cyber tersebut. Rekaman video menampilkan karakter utama bernama Jason saat menjelajahi dunia permainan. Selain itu, video tersebut memperlihatkan mini-game bola basket serta aksi kejar-kejaran polisi.
Peta Leonida yang bocor memperlihatkan seluruh jaringan jalan dan titik lokasi penting. Video tersebut juga memamerkan fitur sistem moralitas baru melalui indikator khusus. Namun, Rockstar Games menolak memberikan komentar resmi mengenai keaslian materi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pihak pengembang langsung mengambil langkah hukum tegas melalui penerbitan takedown DMCA. Langkah ini bertujuan menghapus seluruh unggahan video dari berbagai platform digital. Meskipun demikian, materi cuplikan tersebut sudah terlanjur menyebar luas di kalangan komunitas gim.
Kelompok peretas memanfaatkan momentum kebocoran ini untuk mempromosikan aset kripto milik mereka. Rockstar Games sendiri menjadwalkan peluncuran resmi GTA 6 pada 19 November 2026. Gim ini akan hadir secara eksklusif untuk konsol PlayStation 5 dan Xbox Series X|S.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














