JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana di Jalan Mangga 8, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, mendadak mencekam setelah sebuah rumah tinggal dilalap api, Jumat (28/8/2026) siang. Kebakaran itu merenggut satu nyawa.
Peristiwa tersebut dilaporkan warga sekitar pukul 14.36 WIB. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat langsung bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.43 WIB.
Sebanyak 8 unit mobil pemadam dengan sekitar 40 personel dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Setelah berjibaku memadamkan api, petugas menyatakan operasi selesai sekitar pukul 15.32 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gerbang Terkunci, Petugas Langsung Beraksi
Saat tiba di lokasi, petugas mendapati gerbang dan pintu depan rumah dalam kondisi terkunci.
Pemilik rumah kemudian membuka gerbang menggunakan kunci cadangan sehingga petugas dapat masuk dan melakukan pemadaman.
Petugas selanjutnya menyisir bagian dalam rumah. Di lantai pertama, tepatnya di area kamar, petugas menemukan seorang perempuan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Korban diketahui berinisial D (30) dan merupakan istri pemilik rumah.
Laporan lanjutan menyebut korban diduga sedang berada seorang diri di rumah ketika kebakaran terjadi. Korban ditemukan di area kamar tidur.
Api Cepat Padam, Nyawa Tak Tertolong
Kebakaran memang berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam. Namun, keselamatan korban tidak dapat diselamatkan.
Luas area yang terbakar diperkirakan sekitar 9 meter persegi. Meski titik kebakaran relatif terbatas, asap dan api di dalam ruangan tetap dapat menjadi ancaman mematikan, terutama ketika penghuni berada di dalam rumah.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kebakaran rumah bukan sekadar persoalan kerusakan bangunan. Dalam hitungan menit, asap dan panas dapat mengubah rumah menjadi ruang yang sangat berbahaya.
Dugaan Gangguan Listrik Masih Didalami
Petugas menyebut penyebab sementara kebakaran diduga berkaitan dengan fenomena listrik. Namun, penyebab pasti belum dapat dipastikan dan masih dalam penyelidikan.
Karena itu, masyarakat tidak seharusnya langsung menyimpulkan penyebab kebakaran sebelum pemeriksaan selesai.
Meski demikian, kewaspadaan terhadap instalasi listrik tetap penting. Kabel yang rusak, sambungan tidak sesuai, penggunaan stopkontak berlebihan, atau perangkat listrik yang bermasalah dapat meningkatkan risiko kebakaran.
Jangan Tunggu Api Membesar
Tragedi di Duri Kepa menjadi pelajaran penting bagi setiap keluarga.
Pastikan instalasi listrik diperiksa secara berkala. Jangan menumpuk terlalu banyak colokan pada satu sumber listrik. Selain itu, matikan perangkat yang tidak digunakan dan pastikan akses keluar rumah tidak terhalang.
Jika muncul bau kabel terbakar, percikan listrik, atau panas tidak wajar dari peralatan elektronik, segera putuskan aliran listrik dan minta bantuan petugas.
Api mungkin bermula dari titik kecil, tetapi akibatnya bisa mengubah kehidupan sebuah keluarga untuk selamanya. **
Editor : Hadwan














