MBG Tak Cukup Bergizi, Keamanan Makanan Juga Wajib Dijaga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SD Lampung Utara menemukan benda diduga peluru di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis. (Posnews/Ist)

Siswa SD Lampung Utara menemukan benda diduga peluru di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis. (Posnews/Ist)

LAMPUNG UTARA, POSNEWS.CO.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan.

Kali ini, seorang siswa SD Negeri 3 Sindangsari, Kabupaten Lampung Utara, menemukan benda kecil dan keras yang diduga menyerupai peluru senapan angin di dalam potongan daging menu MBG.

Temuan itu membuat suasana makan siswa mendadak berubah. Benda tersebut ditemukan siswa kelas V bernama Ardi saat hendak menyantap makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ardi merasa ada sesuatu yang tidak wajar ketika menggigit daging tersebut. Teksturnya terasa keras sehingga ia berhenti makan dan memeriksa potongan daging.

Saat dibalik, terlihat benda menyerupai peluru menancap di bagian daging. Ardi kemudian memuntahkan makanan yang sudah sempat digigitnya.

“Pas lagi makan-makan saya angkat dagingnya terus saya balik. Lalu saya lihat ada peluru di daging. Udah ada yang dimakan dagingnya, tapi yang bagian atas. Akhirnya berhenti makannya,” kata Ardi.

Baca Juga :  Prabowo Gelar Pertemuan 4 Jam di Istana, Bedah Eskalasi Konflik Iran dan Dampaknya

Guru Khawatir Keselamatan Siswa

Kepala SD Negeri 3 Sindangsari, Ida Yulia Mega, membenarkan temuan tersebut. Ia mengaku khawatir karena benda asing itu berada di dalam makanan yang seharusnya dikonsumsi anak-anak.

“Jadi siswa saya sudah gigit katanya keras, lalu dibalik, kok ada peluru. Lalu dimuntahkan makanannya,” ujar Ida.

Menurutnya, kejadian tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius. Program MBG tidak hanya mengejar pemenuhan gizi, tetapi juga wajib menjamin keamanan makanan sebelum sampai ke tangan siswa.

Sebab, jika benda asing itu tertelan, risikonya bisa jauh lebih serius. Anak-anak merupakan kelompok yang harus mendapat perlindungan ekstra dalam setiap proses penyediaan makanan.

Dapur MBG Disuspend Sementara

Temuan itu kini mendapat perhatian aparat dan pihak yang bertanggung jawab terhadap program pemenuhan gizi.

KPPG Lampung menyatakan SPPG Sindangsari telah disuspend sementara selama proses pemeriksaan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencari tahu dari mana benda yang diduga peluru itu berasal dan bagaimana benda tersebut bisa masuk ke dalam makanan.

Baca Juga :  Bareskrim Serahkan 2 Tersangka Narkoba Koko Erwin dan Akhsan ke Kejari Bima

Polisi juga mulai meminta keterangan dari pihak sekolah dan melakukan penelusuran terhadap kejadian tersebut.

Pihak terkait belum menyimpulkan bahwa benda tersebut benar-benar peluru senapan angin. Identifikasi dan pemeriksaan tetap diperlukan untuk memastikan jenis benda serta sumbernya.

Jangan Anggap Sepele Keamanan Makanan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa keamanan pangan tidak boleh kalah penting dari kandungan gizi.

Proses pemilihan bahan, pemeriksaan, pengolahan, hingga distribusi makanan harus berjalan dengan pengawasan ketat.

Terlebih, makanan tersebut diberikan kepada anak-anak sekolah. Kesalahan kecil dalam rantai penyediaan makanan dapat berubah menjadi ancaman keselamatan.

Karena itu, pemeriksaan kualitas makanan harus dilakukan secara konsisten.

Sekolah, pengelola dapur MBG, pemerintah, dan pengawas perlu memastikan setiap makanan yang diterima siswa benar-benar aman.

MBG harus bergizi, tetapi juga wajib aman. Anak-anak membutuhkan makanan sehat, bukan kejutan berbahaya di dalam piring mereka. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Disdik Kabupaten Bogor
Pimpinan DPR Terima AMPB, Aspirasi RUU Perampasan Aset Dibahas
Jelang Demo DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang untuk Pemeriksaan
AMPB Buka Dialog, Dorong RUU Perampasan Aset Jadi Kepastian Hukum
Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf
AMPB Bantah Demo 27 Agustus Batal, Aksi di Depan Parlemen Tetap Jalan
Garibaldi Berlayar, Gajah Mada Segera Mengarungi Laut Nusantara!
Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Disdik Kabupaten Bogor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:37 WIB

MBG Tak Cukup Bergizi, Keamanan Makanan Juga Wajib Dijaga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Pimpinan DPR Terima AMPB, Aspirasi RUU Perampasan Aset Dibahas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Jelang Demo DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang untuk Pemeriksaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:25 WIB

AMPB Buka Dialog, Dorong RUU Perampasan Aset Jadi Kepastian Hukum

Berita Terbaru

AS mengalami kekurangan rudal pencegat Patriot di Eropa akibat perang Iran, memicu kekhawatiran kerentanan NATO terhadap potensi serangan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Alami Kekurangan Rudal Patriot di Eropa Akibat Perang Iran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:00 WIB

Penyidik KPK menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. (Posnews/Ist)

NASIONAL

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Disdik Kabupaten Bogor

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WIB

Trump menandatangani perintah eksekutif mengganti nama Danau Ontario menjadi

INTERNASIONAL

Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:00 WIB

Siswa SD Lampung Utara menemukan benda diduga peluru di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis. (Posnews/Ist)

NASIONAL

MBG Tak Cukup Bergizi, Keamanan Makanan Juga Wajib Dijaga

Sabtu, 29 Agu 2026 - 08:37 WIB

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jakarta Sabtu 29 Agustus 2026 cerah dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius.
(Posnews/iStock)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta 29 Agustus 2026 Cerah, Suhu Tembus 34°C

Sabtu, 29 Agu 2026 - 08:22 WIB