KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Disdik Kabupaten Bogor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyidik KPK menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. (Posnews/Ist)

Penyidik KPK menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID — Anggaran pendidikan seharusnya bermuara pada kepentingan siswa dan peningkatan kualitas sekolah.

Namun, proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor kini justru menjadi perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penyidik KPK masih membongkar proses pengadaan tersebut untuk mencari fakta dan bukti terkait dugaan tindak pidana korupsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik masih mendalami proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Disdik Kabupaten Bogor.

“Sampai dengan saat ini, penyidik masih fokus untuk melakukan pendalaman terkait pengadaan barang dan jasa di lingkup Disdik Kabupaten Bogor,” kata Budi kepada wartawan, dikutip Sabtu (29/8/2026).

Kantor Disdik Digeledah

Untuk memperkuat penyidikan, KPK menggeledah kantor Disdik Kabupaten Bogor pada Jumat (28/8/2026). Penyidik mencari dokumen, barang, atau petunjuk yang dapat membantu mengungkap perkara tersebut.

KPK menyatakan penggeledahan bertujuan menemukan alat bukti dan petunjuk yang relevan dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa.

Baca Juga :  BNPB Catat 940 Tewas di Sumatera, 276 Hilang - Kemenag Kumpulkan Donasi Rp4 Miliar

Langkah ini menjadi perhatian publik karena sektor pendidikan bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Pengadaan yang bermasalah berpotensi mengganggu penggunaan anggaran yang semestinya mendukung sekolah, guru, dan peserta didik.

Jejak Pengusutan Meluas

Pengusutan KPK tidak berhenti di kantor Disdik. Sehari sebelumnya, pada 27 Agustus 2026, penyidik menggeledah Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.

KPK juga sebelumnya mengungkap penyidikan dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Dalam perkara tersebut, KPK menemukan barang bukti uang sekitar Rp1,5 miliar. Uang itu diduga berkaitan dengan pemotongan upah pungut di Bappenda Kabupaten Bogor.

Namun, masyarakat perlu membedakan perkara tersebut dengan dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. Penyidik masih mengembangkan masing-masing perkara berdasarkan bukti yang ditemukan.

Belum Ada Tersangka

KPK menegaskan perkara dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor masih menggunakan surat perintah penyidikan (sprindik) umum.

Baca Juga :  Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Artinya, hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

KPK masih mengumpulkan bukti, memeriksa pihak terkait, serta menelusuri proses pengadaan yang menjadi objek penyidikan.

Sebelumnya, muncul informasi mengenai operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Bogor pada 20 Agustus 2026.

KPK kemudian meluruskan informasi tersebut dan menyatakan tidak melakukan OTT di wilayah Kabupaten Bogor.

Kini, perhatian tertuju pada hasil penggeledahan dan pendalaman penyidik.

Publik tentu berharap proses hukum berjalan transparan dan tuntas. Sebab, setiap rupiah anggaran pendidikan memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Jika pengadaan dilakukan secara bersih, manfaatnya dapat kembali kepada sekolah dan siswa. Sebaliknya, jika anggaran disalahgunakan, masyarakat yang akhirnya menanggung kerugiannya.

Karena itu, pengusutan KPK bukan sekadar soal dokumen dan angka dalam laporan pengadaan.

Di balik anggaran tersebut terdapat kepentingan anak-anak yang membutuhkan fasilitas pendidikan layak dan pelayanan publik yang berkualitas. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MBG Tak Cukup Bergizi, Keamanan Makanan Juga Wajib Dijaga
Pimpinan DPR Terima AMPB, Aspirasi RUU Perampasan Aset Dibahas
Jelang Demo DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang untuk Pemeriksaan
AMPB Buka Dialog, Dorong RUU Perampasan Aset Jadi Kepastian Hukum
Rekening Botok Dibuka Lagi, Bank Mandiri Minta Maaf
AMPB Bantah Demo 27 Agustus Batal, Aksi di Depan Parlemen Tetap Jalan
Garibaldi Berlayar, Gajah Mada Segera Mengarungi Laut Nusantara!
Tim Febrie Klaim 40 Aturan Dilanggar, Putusan Praperadilan Dinanti

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:03 WIB

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Disdik Kabupaten Bogor

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 08:37 WIB

MBG Tak Cukup Bergizi, Keamanan Makanan Juga Wajib Dijaga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Pimpinan DPR Terima AMPB, Aspirasi RUU Perampasan Aset Dibahas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:16 WIB

Jelang Demo DPR, Polisi Amankan Sejumlah Orang untuk Pemeriksaan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:25 WIB

AMPB Buka Dialog, Dorong RUU Perampasan Aset Jadi Kepastian Hukum

Berita Terbaru

AS mengalami kekurangan rudal pencegat Patriot di Eropa akibat perang Iran, memicu kekhawatiran kerentanan NATO terhadap potensi serangan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Alami Kekurangan Rudal Patriot di Eropa Akibat Perang Iran

Sabtu, 29 Agu 2026 - 10:00 WIB

Penyidik KPK menggeledah kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa. (Posnews/Ist)

NASIONAL

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Disdik Kabupaten Bogor

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:03 WIB

Trump menandatangani perintah eksekutif mengganti nama Danau Ontario menjadi

INTERNASIONAL

Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Sabtu, 29 Agu 2026 - 09:00 WIB

Siswa SD Lampung Utara menemukan benda diduga peluru di dalam potongan daging menu Makan Bergizi Gratis. (Posnews/Ist)

NASIONAL

MBG Tak Cukup Bergizi, Keamanan Makanan Juga Wajib Dijaga

Sabtu, 29 Agu 2026 - 08:37 WIB

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jakarta Sabtu 29 Agustus 2026 cerah dengan suhu udara mencapai 34 derajat Celsius.
(Posnews/iStock)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta 29 Agustus 2026 Cerah, Suhu Tembus 34°C

Sabtu, 29 Agu 2026 - 08:22 WIB