Sound Horeg Melintas, Kanopi Ambruk dan Tewaskan Warga Jember

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kanopi apotek roboh di Desa Wringinagung, Jember, yang menewaskan warga saat karnaval berlangsung. (Posnews/YouTube)

Kanopi apotek roboh di Desa Wringinagung, Jember, yang menewaskan warga saat karnaval berlangsung. (Posnews/YouTube)

JEMBER, POSNEWS.CO.ID – Kemeriahan karnaval di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berubah menjadi tragedi.

Slamet Timbang (57) tewas setelah tertimpa kanopi apotek yang tiba-tiba roboh, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat kejadian, Slamet sedang menunggu istrinya yang masuk ke apotek untuk membeli obat. Tanpa diduga, struktur kanopi di bagian depan apotek ambruk dan menghantam tubuh korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saksi mata, Ulum, mengatakan peristiwa itu berlangsung sangat cepat. Warga dan peserta karnaval langsung berhamburan menuju lokasi untuk membantu evakuasi.

Polisi kemudian memastikan korban meninggal akibat tertimpa kanopi. Jenazah Slamet telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan.

Polisi Bantah Korban Langsung Tertimpa Tembok

Kapolsek Jombang Iptu Imam Kusuma menegaskan material yang menimpa korban adalah kanopi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab struktur tersebut tiba-tiba runtuh.

Baca Juga :  Banjir Grobogan 2026: 16 Desa Terendam, 3.176 KK Terdampak - Aktivitas Warga Lumpuh

Dengan demikian, dugaan bahwa korban langsung tertimpa tembok perlu diluruskan. Fakta yang sudah dikonfirmasi polisi adalah korban tertimpa kanopi.

Ada Kabel Putus, Truk Sound Ikut Diselidiki

Polisi menemukan dugaan adanya kabel yang terputus di sekitar lokasi.

Petugas kini mendalami kemungkinan kabel tersebut tersangkut kendaraan pembawa sound system yang melintas dalam rangkaian kegiatan karnaval.

Namun, polisi belum menyimpulkan apakah kabel menjadi pemicu robohnya kanopi.

Begitu pula dengan dugaan getaran sound horeg. Meski rombongan sound system melintas di sekitar lokasi, aparat belum memastikan bahwa suara atau getaran tersebut menyebabkan kanopi runtuh.

Karena itu, penyebab pasti baru dapat diketahui setelah olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan lebih lanjut.

Kemeriahan Tak Boleh Mengorbankan Keselamatan

Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi penyelenggara maupun masyarakat. Kegiatan karnaval dan hiburan harus berjalan seiring dengan pengamanan yang matang.

Baca Juga :  Bencana Beruntun di Sumut, Polda: Situasi Masih Berpotensi Memburuk - Ada 34 Tewas, 52 Hilang

Panitia perlu memastikan jalur kendaraan aman, kabel tidak melintang sembarangan, bangunan di sepanjang rute layak, serta penonton tidak berdiri di titik yang rawan tertimpa material.

Selain itu, kendaraan pembawa sound system harus memperhitungkan tinggi dan lebar kendaraan saat melintasi jalan yang dipenuhi bangunan, jaringan kabel, maupun fasilitas umum.

Hiburan boleh meriah, tetapi keselamatan harus menjadi prioritas. Satu kelalaian kecil dapat berujung pada hilangnya nyawa.

Polisi Masih Kejar Penyebab Pasti

Hingga Minggu (30/8/2026), polisi masih mendalami insiden tersebut. Aparat belum menetapkan bahwa getaran sound horeg menjadi penyebab runtuhnya kanopi.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tertib, berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan ketika mengikuti maupun menyaksikan kegiatan yang berlangsung di jalan raya.

Kematian Slamet menjadi duka sekaligus pelajaran pahit. Karnaval seharusnya menghadirkan kegembiraan, bukan meninggalkan tragedi.

Karena itu, setiap kegiatan publik wajib menempatkan keselamatan manusia di atas kemeriahan acara. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Curi Motor di Parkiran Masjid, Dua Pria Diciduk Warga di Bogor
Dua Pencuri Mobil L300 Ditembak Polisi, Melawan dengan Senjata Tajam
Rumah Anggota AMPB Diteror? Empat Gotri Ditemukan di Dalam Rumah
Challenge Lari Berujung Petaka, 6 HP Dicuri Guru Honorer Buat Judol
Bom Ikan Diduga Picu Ledakan Maut di Pandeglang, Nelayan Tewas
Bela Istri Berujung Maut, Pria di Pasar Cibinong Tewas Ditikam
Dibujuk Keluarga, Gilang Terjerumus Jadi Kurir 43 Kg Sabu
Wajah Berlumuran Darah, Remaja Palopo Mengaku Diancam Jadi Tumbal

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Sound Horeg Melintas, Kanopi Ambruk dan Tewaskan Warga Jember

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Curi Motor di Parkiran Masjid, Dua Pria Diciduk Warga di Bogor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Dua Pencuri Mobil L300 Ditembak Polisi, Melawan dengan Senjata Tajam

Jumat, 28 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Rumah Anggota AMPB Diteror? Empat Gotri Ditemukan di Dalam Rumah

Jumat, 28 Agustus 2026 - 06:13 WIB

Challenge Lari Berujung Petaka, 6 HP Dicuri Guru Honorer Buat Judol

Berita Terbaru

Lingling Kwong, aktris Thailand kelahiran Hong Kong yang terpilih sebagai Most Beautiful Woman Alive 2026.  (/Posnews/instagram)

ENTERTAINMENT

Lingling Kwong Jadi Wanita Tercantik Dunia 2026, Raih 22 Juta Suara

Minggu, 30 Agu 2026 - 07:06 WIB

Haji Bolot kembali menjalani syuting setelah pulih dari masalah jantung dan masih menjalani kontrol kesehatan.

ENTERTAINMENT

Haji Bolot Comeback, Jantung Pulih Panggung Kembali

Minggu, 30 Agu 2026 - 06:46 WIB