Prabowo Subianto: Perdagangan dan Keuangan Global Kini Jadi Senjata Politik di Dunia

Selasa, 9 September 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting, menegaskan perdagangan dan keuangan global kini dijadikan senjata politik, Senin (8/9/2025). Dok-Setpres

Presiden Prabowo Subianto menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting, menegaskan perdagangan dan keuangan global kini dijadikan senjata politik, Senin (8/9/2025). Dok-Setpres

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa perdagangan dan keuangan global kini digunakan sebagai senjata politik di dunia. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri BRICS Leaders Virtual Meeting, Senin (8/9/2025).

Prabowo menilai praktik standar ganda bahkan tiga standar semakin sering terjadi. Ia menyoroti bahwa hukum internasional diabaikan, sementara negara-negara kecil terus terintimidasi.

“Dalam dunia penuh ketidakpastian ini, perdagangan dan keuangan telah berubah menjadi senjata politik. Karena itu, kami menilai BRICS harus terus memperkuat perannya,” kata Prabowo dalam forum internasional tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, Prabowo menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai langkah konkret yang diambil BRICS untuk memperkuat kerja sama multilateral.

Baca Juga :  Haji Ilegal hingga Rekam Perempuan Saudi, 19 WNI Diperiksa Aparat Arab Saudi

“Kami mendukung inisiatif yang ada, menghormati kepemimpinan Presiden Lula da Silva, dan menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen mempererat kerja sama dengan seluruh negara anggota BRICS,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kehadiran BRICS telah berkembang menjadi pilar penting dalam tatanan ekonomi global. Ia menekankan pentingnya menjaga keterbukaan, memperluas konsultasi, serta mempererat koordinasi antarnegeri anggota dan mitra BRICS.

“BRICS telah menjadi pilar kekuatan baru. Indonesia mendukung keberlanjutan forum ini. Kita harus terus berkonsultasi, menjaga keterbukaan, dan meningkatkan koordinasi agar kerja sama berjalan konsisten,” tegasnya.

Dalam pertemuan virtual itu, hadir sejumlah pemimpin dunia, antara lain Presiden China Xi Jinping, Presiden Brasil Lula da Silva, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Khaled bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, serta Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Buru Aktor Lain di Balik Kasus Narkoba Oknum Polisi Kaltim

Selain itu, Menteri Urusan Luar Negeri India S. Jaishankar hadir mewakili PM Narendra Modi. Pertemuan juga diikuti oleh Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa.

Forum BRICS tahun ini menjadi momentum penting karena membahas arah kerja sama ekonomi-politik global di tengah rivalitas geopolitik yang makin tajam. Indonesia hadir sebagai mitra strategis meskipun belum resmi menjadi anggota penuh. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jokowi Turun ke Daerah Lagi, Lampung Jadi Lokasi Kunjungan Pertama
Harga MINYAKITA Tetap Rp15.700, Pasokan ke Pasar Rakyat Diperkuat
KPK Temukan Celah Korupsi dalam E-Katalog dan Pengadaan Digital
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
Kabar Gembira! Tiket Kapal ASDP Diskon Besar Selama Libur Sekolah 2026

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:28 WIB

Jokowi Turun ke Daerah Lagi, Lampung Jadi Lokasi Kunjungan Pertama

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:35 WIB

Harga MINYAKITA Tetap Rp15.700, Pasokan ke Pasar Rakyat Diperkuat

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:37 WIB

KPK Temukan Celah Korupsi dalam E-Katalog dan Pengadaan Digital

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Berita Terbaru

Ketegangan diplomatik di Amerika Selatan. Presiden Brazil Lula da Silva memperingatkan mitranya Donald Trump agar tidak mencampuri urusan pemilihan umum mendatang di negaranya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:25 WIB