Isu Pergantian Kapolri: DPR Bantah Terima Surpres dari Presiden Prabowo

Sabtu, 13 September 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR RI , Sufmi Dasco Ahmad. (DPR RI)

Wakil Ketua DPR RI , Sufmi Dasco Ahmad. (DPR RI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Isu pergantian Kapolri kembali mencuat setelah beredar kabar Presiden Prabowo Subianto telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) ke DPR RI terkait pencopotan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kabar tersebut beredar sejak Jumat (12/9/2025). Namun, hingga Sabtu (13/9/2025), Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa pimpinan DPR belum menerima Surpres terkait pergantian Kapolri.

“Pimpinan DPR sampai hari ini belum menerima Surpres mengenai pergantian Kapolri,” kata Dasco kepada wartawan.

Baca Juga :  Lima Tersangka Ditangkap Terkait Pembunuhan Diplomat Indonesia di Peru

Isu pergantian Kapolri menguat pasca tragedi meninggalnya pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan dan kericuhan yang terjadi di Jakarta serta sejumlah daerah pada akhir Agustus 2025.

Kapolri mendapat gelombang desakan mundur yang semakin ramai dibicarakan publik, terutama di media sosial.

Menanggapi hal itu, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pergantian pimpinan Polri sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Kombes Rita Wulandari Resmi Menjabat Dirres PPA dan PPO Polda Metro Jaya

Kapolri menyatakan siap menjalankan keputusan apa pun yang Presiden ambil.  “Terkait isu tersebut, itu hak prerogatif Presiden. Kita prajurit, kapan saja siap,” ujar Kapolri di Bogor, Jawa Barat, usai menghadap Presiden pada Sabtu (30/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, hingga kini belum ada kepastian soal perombakan Kapolri. DPR RI masih menunggu Surpres resmi dari Presiden Prabowo untuk dibahas sesuai mekanisme konstitusional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Pertimbangkan Nasionalisasi Pabrik Senjata di Tengah Kontroversi Terminologi
Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026
Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi
Polisi Ditabrak Bus Pariwisata di Madiun, Kaki Patah – Sopir Nekat Terobos Larangan
Ribuan ASN DKI Serbu Balai Kota Usai Lebaran 2026, Gubernur Tegas Soal Sanksi
Perang Semikonduktor: Perebutan Rantai Pasok Global di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok
Proteksionisme Baru: Mengapa Negara Maju Mulai Meninggalkan Narasi Perdagangan Bebas?
Perangkap Utang atau Investasi? Membedah Merkantilisme di Balik Diplomasi Infrastruktur Tiongkok

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Nasionalisasi Pabrik Senjata di Tengah Kontroversi Terminologi

Rabu, 25 Maret 2026 - 14:03 WIB

Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:58 WIB

Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:26 WIB

Polisi Ditabrak Bus Pariwisata di Madiun, Kaki Patah – Sopir Nekat Terobos Larangan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:12 WIB

Ribuan ASN DKI Serbu Balai Kota Usai Lebaran 2026, Gubernur Tegas Soal Sanksi

Berita Terbaru