Kasus Mutilasi Alvi Maulana Gegerkan Surabaya, Satpol PP Perketat Kos-Kosan

Sabtu, 20 September 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tempat kos-kosan. Dok- idkos

Ilustrasi, Tempat kos-kosan. Dok- idkos

SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Satpol PP Surabaya siap memperketat pengawasan rumah kos. Tindakan ini ditempuh untuk menertibkan pasangan kumpul kebo alias tinggal bareng tanpa ikatan pernikahan.

Langkah tegas itu merupakan respons cepat atas kasus mutilasi sadis di rumah kos Lidah Wetan, Surabaya. Warga geger setelah Alvi Maulana (24) tega memutilasi kekasihnya, Tiara Angelina Saraswati (25), hingga 554 bagian di kamar kos.

Kepala Satpol PP Surabaya, Achmad Zaini, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pasangan kumpul kebo. β€œKasus mutilasi itu jadi perhatian kami. Razia kos akan kami hidupkan lagi,” tegas Zaini dikutip, Sabtu (20/9/2025).

Sebagai langkah awal, Satpol PP berkoordinasi dengan Dispendukcapil dan sejumlah OPD. Tujuannya jelas, mendata penghuni kos sekaligus menertibkan izin usaha rumah kos.

Baca Juga :  Ricuh di Alun-alun Bogor, PKL Ngamuk Saat Ditertibkan, Satpol PP Diserbu Pedagang

β€œLintas OPD akan ikut bergerak. Ada pendataan warga, perizinan kos, sampai tindak lanjut di lapangan,” ujarnya.

Zaini memastikan Pemkot Surabaya berkomitmen menjaga kota tetap aman, tertib, dan kondusif. β€œDua minggu ini kami cek kondisi. Razia kos kami jalankan lagi supaya warga merasa nyaman,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak
Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek
Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku
Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas
Kasus Tiga Polisi Gugur di Katingan, Robi Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Diburu
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:37 WIB

Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak

Selasa, 7 Juli 2026 - 06:30 WIB

Mahasiswa Diserang 20 Pria di Palembang, Alami Luka Tusuk dan Kepala Robek

Senin, 6 Juli 2026 - 17:40 WIB

Tiga Terduga Penyerang Polisi di Katingan Dibekuk, Penyidik Dalami Peran Pelaku

Senin, 6 Juli 2026 - 10:40 WIB

Majelis Taklim di Ciawi Bogor Terbakar, Diduga Dipicu HP Meledak saat Dicas

Senin, 6 Juli 2026 - 05:53 WIB

Kasus Tiga Polisi Gugur di Katingan, Robi Ditangkap, 2 Pelaku Lain Masih Diburu

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB