Rekonstruksi Mutilasi Tiara di Mojokerto, Warga Emosi Teriaki Alvi

Jumat, 19 September 2025 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku Alvi Maulana saat memperagakan adegan mutilasi di kos Jalan Lidah Wetan Surabaya. Dok-Pol. Mojokerto

Pelaku Alvi Maulana saat memperagakan adegan mutilasi di kos Jalan Lidah Wetan Surabaya. Dok-Pol. Mojokerto

MOJOKERTO, POSNEWS.CO.ID Rekonstruksi kasus mutilasi sadis Tiara Angelina Saraswati (25) diwarnai teriakan warga. Amarah pecah saat pelaku, Alvi Maulana (24), muncul di gang kos Jalan Lidah Wetan, Surabaya, Kamis (18/9/2025).

Sejak pagi, polisi menutup akses gang menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Warga berkerumun ingin melihat reka ulang pembunuhan keji tersebut.

Tepat pukul 11.05 WIB, Alvi datang dengan baju tahanan oranye dan kepala plontos. Kehadirannya langsung memicu emosi. “Bajingan!” teriak warga.

Petugas sigap menenangkan massa agar rekonstruksi tetap berjalan. Satreskrim Polres Mojokerto lalu memulai adegan demi adegan dengan pengawalan ketat.

Baca Juga :  Penemuan Mayat Ibu dan Bayi Gegerkan Pandeglang, Suami Luka Leher

37 Adegan Sadis

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Fauzy Pratama menyebut Alvi memperagakan 37 adegan. “Mulai dari menjemput hingga membuang potongan tubuh korban,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah menusuk Tiara hingga tewas, Alvi menyeret jasad korban ke kamar mandi lantai satu. Di tempat itulah mutilasi berlangsung selama dua jam. Tubuh Tiara dipotong hingga 554 bagian. Daging dipisahkan dari tulang, lalu dimasukkan ke tas merah dan kantong plastik.

Fakta mengejutkan, Alvi sempat tumbang kelelahan dan tidur di tangga kos usai melakukan mutilasi.

Baca Juga :  AKBP Basuki Dipatsus, Diduga Langgar Etik Terkait Kematian Dosen Untag Semarang

Motif Dendam

Dalam interogasi, Alvi mengaku sakit hati dengan ucapan Tiara yang dianggap merendahkan dirinya. Sebelumnya, ia sempat menjanjikan liburan ke Pacet, Mojokerto. Namun janji itu berubah jadi maut. Potongan tubuh korban justru dibuang di jurang PacetCangar.

Kasus ini menggemparkan Mojokerto dan Surabaya. Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto menjelaskan, Alvi membunuh Tiara pada 31 Agustus 2025 dini hari di kos Jalan Lidah Wetan.

Kepala korban disembunyikan di belakang lemari, sedangkan potongan tubuh lainnya dibuang ke Pacet. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Waspadai Hujan, Petir, dan Angin Kencang
Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:38 WIB

Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:32 WIB

Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Latihan tempur lintas negara. Korps Marinir Amerika Serikat dan pasukan Jepang melakukan uji coba peluncur roket HIMARS di kaki Gunung Fuji guna memperkuat pertahanan maritim terhadap potensi agresi di Laut China Selatan dan Selat Taiwan. Dok: (AP Photo/Hiro Komae)

INTERNASIONAL

Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:38 WIB