Pegawai Koperasi PNM Tewas Misterius di Pasangkayu, Polisi Dalami Kasus

Minggu, 21 September 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kebun kelapa tempat pegawai koperasi PNM ditemukan tewas di Pasangkayu. Dok-Istimewa

Lokasi kebun kelapa tempat pegawai koperasi PNM ditemukan tewas di Pasangkayu. Dok-Istimewa

SULAWESI BARAT, POSNEWS.CO.ID – Seorang pegawai koperasi Permodalan Nasional Madani (PNM), HJ (19), ditemukan tewas mengenaskan di kebun kelapa Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Pasangkayu, Sulawesi Barat, Sabtu (20/9/2025) pagi.

Sebelum kejadian, korban dilaporkan hilang sejak Kamis (18/9) malam setelah menagih kredit ke rumah seorang nasabah. Warga kemudian geger saat jasad HJ ditemukan dalam kondisi setengah bugil. Celananya terlepas sekitar tiga meter dari tubuh, sementara bagian kakinya terlihat luka.

Polisi mengungkap fakta baru dari pesan WhatsApp. Korban sempat dibonceng seorang pria yang diduga suami nasabah sebelum ditemukan tak bernyawa. Bukti digital itu kini dijadikan bahan penyelidikan.

“Apakah korban dibunuh atau jadi korban pelecehan, masih kita dalami. Saat ini anggota fokus pada hasil visum dan pemeriksaan saksi,” kata Kapolres Pasangkayu, AKBP Joko Kusumadinata, Minggu (21/9/2025).

Baca Juga :  Tiongkok Sebut Penolakan Izin Terbang Presiden Taiwan Bukti Dukungan Global

Jasad korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk autopsi. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap motif di balik kematian tragis ini.

Kasus kematian karyawati koperasi PNM tersebut masih dalam pengembangan. Pihak kepolisian menegaskan hasil visum menjadi kunci untuk memastikan penyebab kematian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laporan GAO Ungkap Borok Pangkalan Imigrasi Texas
Wabah Ebola: AS Desak Eropa Perketat Aturan Imigrasi
Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Dua Prajurit BAIS TNI Dipecat dari Dinas Militer
Kuba Tuding Dakwaan RaĂșl Castro Jadi Alat Trump
Kapolri Dorong Kompolnas Perkuat Pengawasan Kinerja Polri
Paus Leo XIV Desak Kepekaan Kesehatan Mental
Ancaman Pembunuhan Terhadap Anggota Kongres AS
BNN Amankan 10 WNI Positif Narkoba di Bandara Soekarno-Hatta

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:21 WIB

Laporan GAO Ungkap Borok Pangkalan Imigrasi Texas

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:31 WIB

Wabah Ebola: AS Desak Eropa Perketat Aturan Imigrasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:55 WIB

Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Dua Prajurit BAIS TNI Dipecat dari Dinas Militer

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:17 WIB

Kuba Tuding Dakwaan RaĂșl Castro Jadi Alat Trump

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:10 WIB

Kapolri Dorong Kompolnas Perkuat Pengawasan Kinerja Polri

Berita Terbaru

Kelalaian di balik deportasi massal. Laporan investigasi GAO membongkar borok pangkalan imigrasi Camp East Montana di Texas, mulai dari kelalaian medis hingga pemborosan anggaran pajak negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Laporan GAO Ungkap Borok Pangkalan Imigrasi Texas

Rabu, 10 Jun 2026 - 16:21 WIB

Ketegangan imigrasi transatlantik. Pemerintah Amerika Serikat mendesak Uni Eropa memperketat aturan perjalanan dari negara terdampak Ebola guna melindungi perbatasan menjelang Piala Dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola: AS Desak Eropa Perketat Aturan Imigrasi

Rabu, 10 Jun 2026 - 15:31 WIB

Ketegangan diplomatik di Karibia. Kuba menolak keras sanksi baru AS dan dakwaan RaĂșl Castro, serta menuduhnya sebagai dalih Donald Trump untuk meluncurkan invasi militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kuba Tuding Dakwaan RaĂșl Castro Jadi Alat Trump

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:17 WIB

Kompolnas dan Polri Perkuat Kolaborasi Wujudkan Institusi Modern dan Adaptif. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Kapolri Dorong Kompolnas Perkuat Pengawasan Kinerja Polri

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:10 WIB