Uang Rp60–70 Miliar Jadi Motif Pembunuhan Kacab Bank BRI Mohamad Ilham Pradipta

Selasa, 23 September 2025 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polda Metro Jaya melakukan koordinasi untuk memburu EG buronan kasus pembunuhan Kepala BRI Cempaka Putih. Dok: Istimewa

Polisi Polda Metro Jaya melakukan koordinasi untuk memburu EG buronan kasus pembunuhan Kepala BRI Cempaka Putih. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi akhirnya membongkar fakta baru di balik kasus penculikan dan pembunuhan terhadap Kepala Cabang Bank BRI, Mohamad Ilham Pradipta (37). Motif para pelaku ternyata memburu rekening dormant berisi puluhan miliar rupiah.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, menyebut dana yang jadi incaran pelaku mencapai Rp60–70 miliar.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Serda RS di Wonosobo, Riwayat Hukum Pelaku Mengejutkan

“Jumlahnya sangat besar, sementara ini teridentifikasi sekitar 60 sampai 70 miliar rupiah,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Ketika ditanya apakah rekening itu berada di bawah pengurusan korban, Wira tidak menampik. Namun, ia menegaskan dana tersebut juga tersebar di beberapa bank lain. “Jumlah itu tidak hanya di satu bank, tapi tersebar,” tegasnya.

Meski begitu, Wira menuturkan kepemilikan rekening masih ditelusuri. Penyidik tengah membongkar aliran dana yang diduga kuat menjadi motif utama para pelaku menarget korban hingga meregang nyawa.

Baca Juga :  4.531 Personel Gabungan Amankan Demo Buruh di DPR, Besok

“Motif para tersangka jelas, yaitu ingin memindahkan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang sudah mereka siapkan,” tutup Wira. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi
Terobosan Ekonomi Paris: AS dan China Sepakati Mekanisme Kerja Sama Baru
Update RSCM: Andrie Yunus Alami Luka Bakar 20 Persen, Mata Kanan Terancam

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:31 WIB

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:22 WIB

Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB

Diplomasi buntu di Teluk. Presiden Donald Trump mengeklaim perang akan berakhir

INTERNASIONAL

Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 13:31 WIB