DPR RI Percepat Reforma Agraria dengan Pansus Penyelesaian Konflik Lahan

Rabu, 24 September 2025 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Dok: Istimewa

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – DPR RI membentuk panitia khusus (pansus) untuk menyelesaikan konflik agraria dan mendorong pemerintah membentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria.

Langkah ini muncul setelah DPR menyerap aspirasi petani pada Hari Tani Nasional 2025 di Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (24/9/2025).

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan DPR akan mempercepat kebijakan satu peta dan menata ulang tata ruang wilayah NKRI. “Pemerintah harus percepat kebijakan satu peta dan rapikan tata ruang seluruh wilayah Indonesia,” tegasnya.

Badan Pelaksana Reforma Agraria Segera Dibentuk

Dasco menambahkan DPR meminta pemerintah membentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria untuk memperkuat reforma agraria dan menyelesaikan konflik lahan.

Pansus penyelesaian konflik agraria dijadwalkan disahkan pada Paripurna DPR RI, 2 Oktober 2025. Pansus bertugas merumuskan strategi penyelesaian sengketa lahan di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  DPR Ketok Palu Transformasi Kementerian BUMN Jadi BP BUMN

Audiensi diikuti Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Kepala KSP M Qodari.

Mereka membahas koordinasi tata ruang, percepatan reforma agraria, dan perlindungan hak petani. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut
Kapal Virgo Transport 8 Makin Dalam, Basarnas Gandeng Ahli Hong Kong dan AS
Pakai Kurikulum IB, SMA KTB Siapkan Jalur Siswa WNA Mulai Angkatan III
Karhutla Makin Mengancam, Prabowo Siapkan Armada Water Bombing
4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari
Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat
OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 07:48 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Makin Dalam, Basarnas Gandeng Ahli Hong Kong dan AS

Kamis, 17 September 2026 - 06:15 WIB

Pakai Kurikulum IB, SMA KTB Siapkan Jalur Siswa WNA Mulai Angkatan III

Kamis, 17 September 2026 - 06:04 WIB

Karhutla Makin Mengancam, Prabowo Siapkan Armada Water Bombing

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya

Rabu, 16 September 2026 - 06:17 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari

Berita Terbaru

Direktur FBI Kash Patel membela kebijakan rekrutmen korban prostitusi di sidang Senat AS. Simak rincian perdebatan dan pengawasan pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban

Kamis, 17 Sep 2026 - 10:21 WIB

Dewan Kennedy Center menyetujui penutupan gedung untuk perbaikan usai hakim memblokir penambahan nama Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:17 WIB

Senat AS gagal meloloskan RUU Kripto Clarity Act dukungan Donald Trump. Simak rincian pemungutan suara dan dampaknya pada harga Bitcoin. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:10 WIB