Debt Collector Viral di Tangerang Ditangkap Usai Tantang Polwan

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal komplotan debt collector kembali bikin geger jagat maya.

Sebuah video viral memperlihatkan mereka hendak menarik paksa sebuah mobil di kawasan Pakulonan Barat, Kelapa Dua, Tangerang, Kamis (2/10/2025) malam.

Dalam video, tampak sejumlah polisi hadir untuk menengahi. Seorang Polwan berusaha memediasi dan menyarankan agar proses penarikan dilakukan di kantor Polsek.

Ia juga menegaskan aturan resmi terkait penarikan kendaraan bermotor.

Baca Juga :  Fenomena Jam Koma: Disosiasi Massal Generasi Z di Tengah Hingar Bingar Digital

Namun, bukannya patuh, debt collector itu justru melawan. Dengan nada tinggi, pelaku berinisial L (38) berteriak, menantang, bahkan menunjuk dada Polwan. Sikap arogan ini sontak memicu kemarahan warganet.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D.H. Inkiriwang langsung bergerak cepat. Polisi menangkap pelaku yang viral itu pada Sabtu (4/10/2025).

“Tersangka sudah ditahan untuk pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Tangsel,” tegas Victor.

Baca Juga :  Sakit Hati Diludahi, Penagih Utang Habisi Nyawa Pemuda Tangerang - Buang Jasad di Cikupa

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim AKP Wira Graha Setiawan menambahkan, L dijerat pasal berlapis. “Pelaku dikenakan Pasal 335 KUHP, Pasal 212 KUHP, dan Pasal 216 KUHP. Saat ini pengembangan masih berjalan,” ujarnya.

Dengan ditangkapnya L, polisi memastikan praktik penarikan paksa kendaraan yang meresahkan warga akan terus ditindak tegas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB