Putusan Praperadilan Nadiem Makarim Hari Ini, Hotman Paris Yakin Dikabulkan Hakim

Senin, 13 Oktober 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. (Posnews/Ist)

Mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan akan membacakan sidang putusan praperadilan mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim hari ini, Senin (13/10/2025).

Sidang ini digelar untuk menentukan nasib gugatan praperadilan yang diajukan Nadiem terkait dugaan korupsi Chromebook.

Hakim tunggal, I Ketut Darpawan, sebelumnya menyatakan sidang putusan akan digelar siang ini. Kedua belah pihak, Pemohon dan Termohon, menyetujui jadwal tersebut tanpa keberatan.

Kuasa hukum Nadiem, Hotman Paris, menegaskan keyakinannya bahwa praperadilan akan dikabulkan. Menurut Hotman, tidak ada kerugian negara yang menjadi dasar hukum kasus dugaan korupsi Chromebook.

Baca Juga :  Ayu Puspita Dewi dan Pegawainya di Tahan, Uang Klien Digunakan Liburan ke luar negeri

“Dari sisi hukum, saya 1000 persen yakin praperadilan Nadiem dikabulkan,” ujar Hotman kepada wartawan di PN Jakarta Selatan.

Ia menambahkan, “Kunci kasus korupsi adalah adanya perhitungan kerugian negara. Tanpa alat bukti tersebut, penetapan tersangka tidak sah. Ini sesuai contoh yurisprudensi pengadilan.”

Baca Juga :  Kasus Tuduhan Ijazah Jokowi: Berkas Roy Suryo, Rismon, dan Dr Tifa Dilimpahkan ke Kejaksaan

Sidang ini menjadi sorotan publik karena Nadiem Makarim merupakan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keputusan sidang praperadilan hari ini akan menentukan arah hukum selanjutnya, baik terhadap Nadiem maupun kasus Chromebook yang sempat menghebohkan.

Pengadilan diperkirakan akan mengumumkan keputusan resmi siang ini, dan pihak terkait siap menindaklanjuti hasil putusan sesuai hukum yang berlaku. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB