Prabowo Kecewa Skuad Garuda Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Minta Evaluasi Total

Selasa, 14 Oktober 2025 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dok: Setpres

Pemain Timnas Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dok: Setpres

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Presiden RI Prabowo Subianto kecewa atas kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026.

Di ronde ke-4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pasukan pelatih asal Belanda Patrick Kluivert tak berkutik dari lawan Arab Saudi dan Irak.

Meski demikian, Kepala Negara menegaskan agar semangat Garuda tidak padam dan segera bersiap menghadapi kompetisi besar berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, Presiden Prabowo merasa berat hati menerima hasil buruk skuad Garuda yang tersingkir di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

“Bapak Presiden secara pribadi merasa berat hati menerima kenyataan bahwa kita belum berhasil lolos,” ujar Prasetyo usai rapat terbatas, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga :  7 Oknum Brimob Terbukti Langgar Kode Etik Kasus Driver Ojol Dilindas Rantis

Tim asuhan Patrick Kluivert memang gagal bersinar. Setelah kalah 2-3 dari Arab Saudi dan tumbang 0-1 melawan Irak, peluang Indonesia tampil di Piala Dunia pupus.

Setibanya di Tanah Air dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, Prabowo langsung menggelar rapat terbatas (ratas) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sejumlah menteri hadir, termasuk Menpora Erick Thohir.

Dalam pertemuan itu, Erick Thohir melaporkan hasil pertandingan sekaligus meminta maaf atas kegagalan Timnas Indonesia.

“Sekembalinya dari lawatan luar negeri, Presiden langsung mengadakan rapat dengan Menpora. Dalam kesempatan itu, Menpora menyampaikan laporan sekaligus memohon maaf bahwa timnas kita belum berhasil lolos ke Piala Dunia 2026,” jelas Prasetyo.

Baca Juga :  Waspada Hujan Lebat Jabodetabek 5–6 Februari 2026, BMKG Keluarkan Status Siaga

Meski kecewa, Prabowo meminta agar seluruh pemain dan pelatih tetap menjaga motivasi. Ia menekankan pentingnya regenerasi dan persiapan matang untuk menghadapi Piala Asia 2027 dan Olimpiade 2028.

“Sebagai kepala negara, Presiden menyampaikan agar kita bangkit kembali. Dua event besar menanti, yaitu Piala Asia 2027 dan Olimpiade 2028,” pungkas Prasetyo.

Prabowo juga disebut memberikan arahan khusus agar pemerintah dan PSSI segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan pemain muda agar kejayaan sepak bola Indonesia tidak sekadar mimpi di atas kertas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo
90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga
Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas
Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom
Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit
Indonesia dan Belarus Percepat Kerja Sama Industri
Ancaman El Niño 2026: Cuaca Kering Ekstrem Siap Memangkas
Danantara: DSI Batal Jadi Eksportir Tunggal Komoditas

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:56 WIB

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:06 WIB

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:27 WIB

Bocoran Spesifikasi Xiaomi 18 Mulai Beredar Luas

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:22 WIB

Ukraina Siap Perluas Penggunaan Drone AI Otonom

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:39 WIB

Malaysia Resmi Tingkatkan Mandatori Biodiesel Sawit

Berita Terbaru

Penyelamatan darurat di Tokyo. Jago merah menghanguskan ruang musik Sekolah Takinogawa Dai-san, memaksa ratusan murid melarikan diri ke halaman sekolah. Dok: @takanyo VIA X/via REUTERS

INTERNASIONAL

Kebakaran Hebat Melanda Sekolah Dasar di Tokyo

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:56 WIB

Jaminan keadilan harga petani hulu. Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan memperketat pengawasan harga TBS guna melindungi kesejahteraan petani swadaya. Dok: Istimewa.

NASIONAL

90 Persen Pabrik Kelapa Sawit Patuhi Penyesuaian Harga

Jumat, 19 Jun 2026 - 14:06 WIB