Mertua dan Menantu di Gowa Dibantai Tetangga Mabuk Karena Musik Keras

Senin, 3 November 2025 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

GOWA, POSNEWS.CO.ID — Begini-lah jadinya jika seseorang doyan menenggak minuman keras hingga mabuk tak sadarkan diri. Warga Kelurahan Tetebatu, Kecamatan Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan, mendadak gempar.

Dua warga — mertua dan menantu — tewas mengenaskan setelah tetangganya mengamuk lalu menikam mereka berkali-kali.

Pemicu pembantaian sadis ini ternyata hanya suara musik keras yang dianggap mengganggu.

Korban, AM (59) dan menantunya RA (43), meregang nyawa di lokasi. Pelaku, MS (50), menyerang brutal pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 21.00 WITA.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman memastikan tragedi berdarah tersebut.

“Benar, dua warga tewas setelah pertikaian pada Minggu malam. Pelaku sudah kami amankan,” tegasnya, Senin (3/11/2025).

Baca Juga :  Ngamuk di Lampu Merah, Manusia Silver di Lampung Bacok Sopir Gegara Utang HP

Awalnya, pelaku merasa terganggu dengan musik keras dan suara nyanyian dari rumah korban. Ia kemudian menegur. Namun, bukannya damai, teguran berubah menjadi adu mulut panas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat RA datang mencoba melerai, situasi justru makin brutal. Pelaku yang diduga mabuk langsung mencabut sangkur dan menusuk RA tepat di dada. RA ambruk dan tewas seketika.

“Pelaku diduga dalam kondisi mabuk saat melakukan penikaman,” ujar Aldy.

Melihat menantunya tewas, AM mencoba membalas dengan mengambil badik. Namun pelaku bergerak lebih cepat. Sangkur kembali mengayun, menghujani tubuh AM hingga ia tumbang bersimbah darah.

Baca Juga :  Pertemuan Rahasia di Florida: AS-Rusia Konstruktif

Warga yang mendengar keributan langsung panik dan histeris melihat dua tubuh tergeletak tak bernyawa.

Tak lama setelah kejadian, petugas Polres Gowa menangkap pelaku. Ia kini meringkuk di tahanan untuk mempertanggungjawabkan aksinya.

“Kasus terus kami kembangkan. Pelaku akan diproses sesuai hukum,” tegas Kapolres.

Polisi juga menyelidiki kadar alkohol pelaku serta mengamankan sangkur dan badik yang terlibat dalam aksi keji tersebut.

Kasus ini menjadi peringatan tegas: masalah sepele seperti musik keras bisa berubah menjadi tragedi jika emosi meledak. Polisi mengimbau warga memilih jalan damai, bukan kekerasan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB