Komandan KKB Nduga, Anak Buah Aibon Kogoya Dicokok Satgas di Nabire

Jumat, 7 November 2025 - 07:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jayainus Pogau alias Supi Pogau, Komandan KKB Nduga anak buah Aibon Kogoya, ditangkap Satgas Damai Cartenz di Pasar Kalibobo, Nabire, Papua Tengah. (Ist)

Jayainus Pogau alias Supi Pogau, Komandan KKB Nduga anak buah Aibon Kogoya, ditangkap Satgas Damai Cartenz di Pasar Kalibobo, Nabire, Papua Tengah. (Ist)

NABIRE, POSNEWS.CO.ID Satgas Operasi Damai Cartenz terus bergerak cepat dan tanpa kompromi mengejar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim gabungan berhasil membekuk anggota KKB Papua, Jayainus Pogau alias Supi Pogau, di Pasar Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Pelaku yang dikenal sadis dan bengis itu ternyata bukan orang sembarangan. Ia menjabat sebagai Komandan Batalyon Hetobia Kodap III Nduga, kelompok bersenjata di bawah komando Aibon Kogoya, sosok yang kini menjadi buronan utama aparat di Tanah Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi kuat antara Satgas Damai Cartenz dan Polres Nabire dalam menekan aksi brutal kelompok bersenjata di Papua.

Penangkapan ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam menegakkan hukum dan menjaga stabilitas keamanan di Tanah Papua. Kami akan terus memburu jaringan Aibon Kogoya serta kelompok bersenjata lainnya,” tegas Brigjen Faizal, Kamis (6/11/2025).

Baca Juga :  KKB Papua Dilumpuhkan, Pulan Wonda Ditembak Aparat - Terlibat Teror Sejak 2012

Tak berhenti di situ, sekitar pukul 07.05 WIT, tim Satgas melakukan penyelidikan intensif setelah mendeteksi keberadaan Jayainus Pogau di sekitar Pasar Kalibobo.

Begitu identitasnya dipastikan, tim gabungan langsung bergerak cepat dan menyergap pelaku tanpa perlawanan berarti.

Terlibat Penembakan Brimob

Hasil penyelidikan mengungkap fakta mengejutkan. Jayainus Pogau terlibat dalam aksi penembakan personel Brimob di Intan Jaya pada 22 November 2023.

Akibat insiden berdarah itu, Bharatu Anumerta Bonifasius Jawa gugur, sedangkan Bharatu Rani Seran mengalami luka tembak.

Bharatu Anumerta Bonifasius Jawa gugur, sementara Bharatu Rani Seran mengalami luka tembak di rawat di rumah sakit.”

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan bahwa pihaknya kini mendalami jaringan distribusi senjata dan amunisi yang digunakan kelompok Aibon Kogoya.

“Tim masih memetakan jaringan dan menelusuri jalur distribusi senjata. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi isu liar, dan mempercayakan sepenuhnya keamanan kepada aparat,” ujar Kombes Adarma.

Baca Juga :  Gegara Charger Hilang, Tiga ART di Bogor Diduga Aniaya Rekan Kerja hingga Tewas

Lebih jauh, Satgas Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus memburu anggota KKB lainnya dan menindak tegas siapa pun yang berupaya mengacaukan keamanan di Tanah Papua.

“Kami bertekad mewujudkan Papua yang aman, damai, dan bermartabat,” tegasnya.

Barang Bukti yang Disita

Dalam operasi itu, aparat mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan pelaku, antara lain:

  • 1 noken warna biru dan pink
  • 1 dompet warna hitam
  • 2 KTP
  • 1 unit HP Vivo
  • Uang tunai Rp5.730.000
  • Serta barang-barang lain yang diduga milik jaringan KKB.

Tak hanya itu, hasil pemeriksaan juga mengungkap bahwa Jayainus Pogau pernah menerima dan menyerahkan 31 butir amunisi serta satu unit ponsel kepada Aibon Kogoya untuk mendukung aktivitas kelompok bersenjata tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terbongkar! Frans Antoni Lakukan 168 Kali Pengiriman Uang Narkoba ke Thailand
Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Frans Antony Tumbang, Polri Selangkah Lagi Bongkar Kerajaan Narkoba Fredy Pratama
Polda Metro: Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa untuk Pelimpahan ke Jaksa
Viral Dikira Begal, Polisi Ungkap Pelajar Tewas Akibat Pengeroyokan Brutal di Grogol

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:59 WIB

Terbongkar! Frans Antoni Lakukan 168 Kali Pengiriman Uang Narkoba ke Thailand

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jejak Uang Narkoba Fredy Pratama Terbongkar, Frans Antony Bawa Rp1 Miliar per Pengiriman

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polda Metro Periksa Kertas, Tinta hingga Watermark dalam Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:15 WIB

Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI

Berita Terbaru