Gerakan Tanah Guncang Jawa Tengah, 76 KK Mengungsi – Rumah Retak dan Roboh

Sabtu, 15 November 2025 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan rumah rusak setelah tanah bergerak di wilayah Jawa Tengah. (Posnews/BPBD)

Puluhan rumah rusak setelah tanah bergerak di wilayah Jawa Tengah. (Posnews/BPBD)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Cuaca yang tidak menentu akibat cuaca ektrem terus menghantui masyarakat di Pulau Jawa. Salah satunya tanah bergerak kembali memporak-porandakan permukiman warga dan memaksa puluhan keluarga mengungsi.

Dua wilayah di Jawa Tengahβ€”Banyumas dan Purbalinggaβ€”terhantam pergerakan tanah setelah diguyur hujan lebat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampaknya, puluhan rumah rusak dan puluhan Kepala Keluarga (KK) terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan.

Pertama, gerakan tanah terjadi di Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, memastikan lokasi tersebut mengalami dampak paling besar.

β€œLokasi terdampak berada di Desa Ketanda, Kecamatan Sumpiuh,” kata Abdul Muhari, Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga :  Begal Sadis Gunung Sahari Jakarta Pusat Viral, 4 Pelaku Todong Celurit Rampas Korban

Akibat kejadian itu:

  • 56 KK terdampak,
  • 33 warga mengungsi ke Balai Desa Ketanda,
  • 42 rumah rusak, terdiri dari
  • 32 rumah rusak sedang,
  • 10 rumah rusak ringan.

Karena kerusakan terus meluas, BPBD langsung mengevakuasi warga ke tempat aman sambil memantau pergeseran tanah yang masih berlangsung.

Tanah Bergerak Purbalingga – Rumah Roboh, Warga Lari Menyelamatkan Diri

Selanjutnya, pergerakan tanah juga menghantam Desa Maribaya, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, pada Kamis (13/11) pukul 17.00 WIB, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kondisi itu membuat 20 KK atau 65 jiwa panik dan memilih mengungsi.

Baca Juga :  Hari ke-9 Pencarian, SAR Angkat 5 Body Part Baru di Longsor Cisarua

Petugas BPBD bergerak cepat membantu evakuasi warga.

β€œDua rumah warga roboh akibat gerakan tanah. Hingga Jumat (14/11), petugas memantau tanah di kawasan terdampak masih bergerak,” ujar Muhari.

Peringatan Cuaca – Potensi Hujan Lebat Mengintai Wilayah Indonesia

Sementara itu, BNPB mengingatkan potensi cuaca ekstrem pada Sabtu, 15 November 2025.

Hujan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang berpotensi terjadi di berbagai wilayah.

Abdul Muhari menegaskan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan menghadapi ancaman hidrometeorologi basah.

β€œApabila terjadi hujan lebat dengan durasi panjang, warga harus segera evakuasi untuk menghindari risiko longsor atau gerakan tanah,” imbaunya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku
Pulang Usai Beli Mi, 7 Remaja Naik Motor Roda Tiga Kecelakaan di Cileungsi, 2 Tewas
Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas
Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur
Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas
Wanita di Gresik Diduga Bacok Kekasih hingga Tewas, Motif Cemburu Didalami
Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan
Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Pulang Usai Beli Mi, 7 Remaja Naik Motor Roda Tiga Kecelakaan di Cileungsi, 2 Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:02 WIB

Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas

Berita Terbaru

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:46 WIB