Polri Turunkan 205 Personel dan 10 Anjing Pelacak Cari 20 Korban Longsor Cilacap

Sabtu, 15 November 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anjing pelacak K9 Polri membantu tim SAR di area longsor Cilacap. (Posnews/Ist)

Anjing pelacak K9 Polri membantu tim SAR di area longsor Cilacap. (Posnews/Ist)

CILACAP, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR semakin mengintensifkan pencarian korban longsor di Desa Cipendeuy, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. 

Sebagai langkah cepat, Polri langsung mengerahkan 205 personel dan 10 anjing pelacak K9 untuk menyisir titik-titik rawan yang diduga menjadi lokasi para korban tertimbun.

Kapolres Cilacap Kombes Budi Adhy Buono menegaskan bahwa pengerahan besar-besaran ini dilakukan demi mempercepat temuan korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 205 personel kami turunkan pada hari kedua, lengkap dengan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu (15/11/2025).

Baca Juga :  Sentimen Konsumen AS Terjun Bebas: Dampak Perang Iran Mulai Cekik Ekonomi Rumah Tangga

K9 Dikerahkan dari Lima Satuan Polri

Sebagai langkah lanjutan, Polri menurunkan 10 anjing pelacak K9 yang berasal dari:

  • Ditsamapta Polda Jateng
  • Polresta Cilacap
  • Polresta Banyumas
  • Polres Temanggung
  • Polres Tegal

Kehadiran K9 ini dinilai krusial untuk mempercepat proses deteksi korban yang kemungkinan masih berada di bawah timbunan material longsor.

Hingga Sabtu siang, tim SAR gabungan masih mencari 20 warga yang belum ditemukan. Mereka terdiri dari:

  • 6 warga Dusun Tarukahan
  • 14 warga Dusun Cibuyut
Baca Juga :  Nikmati Kopi Legendaris Kopi Bemo di Pasar Rawamangun Jakarta Timur

Sebelumnya, tim berhasil menemukan tiga warga dalam kondisi meninggal dunia.

Longsor Timbun Sedikitnya 16 Rumah

Longsor dahsyat itu terjadi pada Kamis (13/11) pukul 19.30 WIB, menghantam dua dusun dan menimbun sedikitnya 16 rumah warga. Medan ekstrem serta tumpukan material membuat proses pencarian berlangsung secara manual. Tim K9 digunakan untuk menandai titik-titik yang dicurigai terdapat korban.

Operasi SAR masih terus berlangsung dan Polri menegaskan seluruh personel tetap siaga penuh sampai seluruh korban berhasil ditemukan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov
Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir
Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:31 WIB

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Berita Terbaru