Wakapolri Akui Warga Pilih Hubungi Damkar Ketimbang Polisi, Quick Response Time Polri Disorot

Rabu, 19 November 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memaparkan evaluasi quick response time Polri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. (Posnews/Video DPR)

Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo memaparkan evaluasi quick response time Polri dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR RI. (Posnews/Video DPR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepuasan kinerja Pemadam Kebakaran (Damkar) bagi masyarakat akhir-akhir ini sangat tinggi karena kecepatannya membantu yang membutuhkan.

Hal tersebut diakui Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Dedi Prasetyo terkait warga lebih memilih Damkar dari pada pihaknya.

Ia mengakui bahwa masyarakat saat ini lebih memilih menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) ketika membutuhkan respons cepat ketimbang melapor ke kepolisian.

Situasi ini terjadi karena lambatnya waktu tanggap (quick response time) Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Komjen Dedi menegaskan, standar internasional—termasuk standar PBB—menetapkan waktu tanggap ideal di bawah 10 menit. Namun Polri hingga kini masih berada di atas angka tersebut.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Penyelundupan 82 Ribu KL Solar di Banyuasin, Dua Kapal Disita

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam laporan masyarakat, quick response time kami masih lambat. Standar PBB itu di bawah 10 menit, kami masih di atas 10 menit. Ini harus kami perbaiki,” ujar Dedi dalam rapat dengan Komisi III DPR RI, Selasa (18/11/2025).

Akibat lambatnya layanan, warga akhirnya memilih melapor ke Damkar yang dianggap lebih sigap dan responsif.

Warga Lebih Percaya Damkar

Dedi secara terbuka menyebut tren yang kini terjadi di lapangan:

“Sekarang masyarakat lebih mudah melaporkan segala sesuatu ke Damkar, karena Damkar quick response-nya cepat,” tuturnya.

Fenomena ini menandai turunnya kepercayaan publik terhadap layanan cepat Polri, terutama pada fungsi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca Juga :  Polda Metro Turunkan Tim Psikolog Dampingi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone

Guna memutus kebiasaan tersebut, Polri fokus melakukan optimalisasi terhadap layanan aduan 110 agar setiap laporan bisa direspons lebih cepat.

“Dengan optimalisasi 110, harapan kami setiap pengaduan masyarakat bisa direspons di bawah 10 menit,” tegasnya.

Dedi menambahkan, pelayanan publik menjadi wajah utama kepolisian. Karena itu, perbaikan cepat di SPKT menjadi prioritas mutlak agar kepercayaan masyarakat kembali naik.

“Pelayanan publik ini hal yang paling pokok, fundamental. Wajah kepolisian sangat dipengaruhi oleh pelayanan publik,” pungkas Dedi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB