Gunung Semeru Meletus Dahsyat, Status Naik Level IV Awas: Pendakian Ditutup Total

Rabu, 19 November 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awan panas guguran Gunung Semeru meluncur deras dari puncak menuju lereng selatan pada erupsi 19 November 2025. (Posnews/BPBD)

Awan panas guguran Gunung Semeru meluncur deras dari puncak menuju lereng selatan pada erupsi 19 November 2025. (Posnews/BPBD)

JAWA TIMUR, POSNEWS.CO.ID Aktivitas vulkanik Gunung Semeru kembali meletus dahsyatAwan Panas Guguran (APG) meluncur deras dari puncak dan langsung memaksa PVMBG menaikkan status dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) pada Rabu (19/11/2025).

Tak lama berselang, Badan Geologi Kementerian ESDM memperbarui status Semeru menjadi Level IV (Awas) setelah terjadi rentetan letusan intens yang terlihat dari CCTV pemantauan dan pos pengamatan Gunung Sawur.

Baca Juga :  ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM

Balai Besar TNBTS bergerak cepat. Mereka menutup total seluruh aktivitas pendakian Semeru, termasuk jalur Ranu Kumbolo, sebagai langkah mitigasi setelah erupsi sore hari.

Kepala BB TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha menegaskan keputusan ini diambil demi keselamatan publik. Ia menegaskan bahwa status Level IV (Awas) menunjukkan ancaman erupsi meningkat dan masyarakat wajib mewaspadainya.

Zona Bahaya Diperluas

Menurut rekomendasi Badan Geologi:

Warga dilarang beraktivitas dalam radius 8 km dari puncak Semeru.

Zona sektoral sejauh 20 km ke arah selatantenggara wajib dihindari karena berpotensi dilalui aliran material vulkanik dan banjir lahar.

Dengan mempertimbangkan kondisi terkini serta rekomendasi PVMBG, seluruh aktivitas pendakian kami tutup sampai dinyatakan aman,” tegas Rudijanta dalam keterangan resminya.

BB TNBTS meminta calon pendaki yang sudah membeli tiket di situs bromotenggersemeru.id untuk melakukan penjadwalan ulang (reschedule) tanpa biaya tambahan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB