Penemuan Bayi Perempuan Ditinggalkan di Serpong, Polisi Langsung Lidik

Sabtu, 22 November 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Bayi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Bayi. (Posnews/Ist)

TANGSEL, POSNEWS.CO.ID – Bayi tak berdosa dibuang orangtuanya membuat warga Serpong, Tangerang Selatan geger. Penemuan bayi berjenis klamin perempuan itu ditinggalkan di sebuah kantong belanja.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 20 November 2025 pukul 16.30 WIB di Kp. Coater, Gg. Unyil Bentari RT 05/07, Kelurahan Ciater, Serpong.

Kejadian bermula ketika masyarakat sekitar melaporkan adanya kantong belanja hitam tergantung di pagar rumah Bapak Agus.

Baca Juga :  Membedah Banalitas Kejahatan di Era Digital

Saksi, Arno dan Endang, segera menghubungi pihak kepolisian.

Petugas kemudian menindaklanjuti laporan tersebut. Setelah diperiksa, bayi itu diketahui berjenis kelamin perempuan, diduga baru berusia 3 hari, dan tidak ditemukan luka pada tubuhnya.

Polisi Masih Lidik Kasus

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga saat ini, kasus penemuan bayi ditangani Sektro Serpong. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang meninggalkan bayi tersebut dan menelusuri motif di balik tindakan ini.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Gubernur Riau Abdul Wahid dan Dua Pejabat Jadi Tersangka Korupsi

“Bayi dalam kondisi sehat, dan kami terus menelusuri asal-usul bayi serta orang tua yang meninggalkannya,” ujar pihak kepolisian.

Warga dihimbau segera melaporkan jika menemukan bayi atau anak ditinggalkan agar keselamatan anak tetap terjaga dan kasus dapat segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB