JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan data terbaru korban banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Per Senin (8/12/2025) pukul 16.00 WIB, 961 orang meninggal dunia dan 293 warga masih hilang.
Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari melaporkan tim gabungan yang dipimpin Basarnas menemukan 40 jenazah tambahan di Aceh, sehingga total menjadi 389 korban tewas.
Di Sumatera Utara, korban meninggal bertambah 9 orang, sehingga total mencapai 338 jiwa. Sementara di Sumatera Barat ditemukan 8 jasad baru, sehingga jumlah korban meningkat menjadi 234 jiwa.
Aam menegaskan angka korban hilang turun dari 392 menjadi 293 orang setelah proses verifikasi terbaru.
βTim gabungan terus menyisir titik bencana seoptimal mungkin agar jumlah korban hilang bisa ditekan,β ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Identifikasi Terkendala Struktur Tubuh Korban Rusak
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengungkapkan kendala besar dalam identifikasi korban. Banyak jenazah ditemukan dalam kondisi struktur tubuh berubah akibat tertimbun lumpur lebih dari 10 hari.
βTidak semua korban bisa langsung diidentifikasi. Kami serahkan ke DVI Polri untuk pemeriksaan lanjutan,β tegas Syafii dalam RDP bersama Komisi V DPR.
Lumpur Mengeras Hambat Evakuasi Korban
Selain itu, tim gabungan kesulitan mengevakuasi korban karena lumpur mengeras, membuat pencarian lebih berat.
Syafii menyebut pihaknya sudah mengerahkan anjing pelacak K9 dan tetap berkoordinasi dengan TNIβPolri. Namun, dua anjing pelacak ikut menjadi korban akibat dehidrasi di lokasi bencana.
βCuaca panas beberapa hari terakhir membuat dua satwa K9 gugur saat operasi,β ungkapnya. (red)





















