Bahasa Universal Bernama Meme

Minggu, 2 November 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Gambar 'Distracted Boyfriend' dipahami di seluruh dunia. Bagaimana meme menjadi bahasa universal yang melintasi budaya dan batas negara? Dok: Istimewa

Ilustrasi, Gambar 'Distracted Boyfriend' dipahami di seluruh dunia. Bagaimana meme menjadi bahasa universal yang melintasi budaya dan batas negara? Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Coba pikirkan gambar ini: seorang pria berjalan dengan pacarnya, namun matanya secara terang-terangan melirik wanita lain yang lewat. Sementara itu, sang pacar menatapnya dengan ekspresi kaget dan tidak percaya.

Anda pasti tahu gambar itu. Publik mengenalnya sebagai “Distracted Boyfriend”, dan orang-orang telah menggunakan meme ini di seluruh dunia untuk melambangkan godaan, pilihan yang buruk, atau ketidaksetiaan. Hebatnya, seseorang di Jakarta, Tokyo, dan Berlin bisa melihat gambar yang sama dengan teks yang berbeda, namun langsung memahami esensi humor dan ironinya.

Lantas, bagaimana miliaran orang bisa memahami sebuah gambar, meskipun melintasi batas bahasa, budaya, dan geografi? Jawabannya, kita sedang menyaksikan evolusi bahasa baru yang sangat efisien: Meme.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meme sebagai ‘Gen Budaya’

Istilah “meme” sendiri sebenarnya jauh lebih tua dari internet. Ahli biologi evolusi, Richard Dawkins, memperkenalkannya dalam bukunya The Selfish Gene (1976). Menurutnya, meme adalah “gen budaya”—unit informasi budaya (seperti ide, melodi, atau fashion) yang mereplikasi, bermutasi, dan menyebar dari satu pikiran ke pikiran lain.

Baca Juga :  Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026

Internet hanyalah akselerator sempurna untuk konsep ini. Jika gen biologis menyebar melalui reproduksi, maka gen budaya (meme) menyebar melalui imitasi. Meme internet adalah replikator super cepat. Oleh karena itu, mereka bermutasi (orang mengubah formatnya, mengganti teksnya) dan bertahan hidup (menjadi viral) berdasarkan kemampuannya untuk menarik perhatian dan kemudahan orang membagikannya ulang.

Lebih dari Sekadar Lelucon

Kesalahan terbesar adalah menganggap meme hanya sebagai lelucon visual. Faktanya, meme telah menjadi alat komunikasi yang sangat kompleks dengan berbagai fungsi penting:

  1. Kritik Sosial: Di banyak situasi, mengkritik kekuasaan secara langsung bisa berbahaya. Namun, meme menyediakan “ruang aman” berlapis humor. Sebuah gambar lucu bisa menyampaikan kritik politik atau sosial yang tajam tanpa harus mengatakannya secara eksplisit.
  2. Penanda Identitas: Mirip seperti bahasa slang, menggunakan meme yang spesifik atau niche adalah cara untuk menunjukkan bahwa Anda adalah bagian dari in-group—entah itu penggemar game, komunitas profesional, atau grup pertemanan.
  3. Coping Mechanism Kolektif: Ingat saat masa-masa sulit seperti pandemi? Saat itu, meme tentang kerja dari rumah, susahnya mencari hand sanitizer, atau kekacauan global membanjiri internet. Ini adalah cara kita sebagai komunitas global untuk mengatasi stres dan kecimasan kolektif. Dengan menertawakan absurditas, kita merasa tidak sendirian.
Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek Minggu 25 Januari 2026, Hujan Guyur Seluruh Wilayah

Bahasa Paling Efisien

Meme adalah evolusi bahasa manusia di era digital. Sebab, mereka sangat efisien. Dalam sepersekian detik, sebuah gambar mampu menyampaikan emosi, konteks, ironi, dan sejarah budaya yang mungkin membutuhkan beberapa paragraf untuk dijelaskan dalam bentuk teks.

Pada akhirnya, meme bukanlah pengganti bahasa tertulis, melainkan lapisan baru di atasnya—sebuah bahasa visual universal pertama yang hampir semua orang yang terhubung secara digital pahami.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:55 WIB

Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Berita Terbaru

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB

Pembelaan aturan digital anak. Pemerintah Australia mempertahankan kebijakan larangan media sosial anak di bawah 16 tahun meskipun delapan dari ten remaja masih aktif menggunakannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintah Australia Bela Aturan di Tengah Pelanggaran

Minggu, 2 Agu 2026 - 07:00 WIB