Ledakan Gudang Munisi Madiun, TNI AD Selidiki Penyebab, Satu Prajurit Tewas

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono. (Posnews/Dispenad)

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono. (Posnews/Dispenad)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – TNI Angkatan Darat (AD) bergerak cepat mengusut ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad), Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, pada Kamis (16/7/2026).

TNI AD langsung membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden yang menewaskan satu prajurit dan melukai enam prajurit lainnya.

Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, aparat TNI mengamankan lokasi ledakan dan membatasi akses guna mendukung proses penyelidikan.

Tim Investigasi Langsung Diterjunkan

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono mengatakan TNI AD telah memberangkatkan tim investigasi ke lokasi pada hari yang sama.

Baca Juga :  Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Waspada Hujan Singkat Sore

“Tim investigasi sudah dibentuk dan sore hari ini juga sudah berangkat menuju ke tempat kejadian,” kata Donny dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut Donny, tim akan menelusuri seluruh rangkaian peristiwa, mulai dari kronologi hingga penyebab ledakan yang terjadi saat personel melaksanakan pemeriksaan dan perawatan material munisi di salah satu gudang penyimpanan.

“Proses ini dilakukan secara profesional, objektif, dan menyeluruh agar setiap fakta yang diperoleh nantinya dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tim investigasi terdiri atas personel Pusat Peralatan Angkatan Darat yang memiliki keahlian khusus dalam penanganan material munisi.

TNI AD Belum Ungkap Jenis Munisi

TNI AD belum mengungkap jenis munisi yang meledak maupun penyebab awal insiden.

Donny menegaskan pihaknya tidak ingin berspekulasi sebelum tim investigasi menyelesaikan pemeriksaan di lapangan.

“Kita tidak bisa berspekulasi apa yang meledak dan jenis seperti apa. Kita menunggu hasil tim investigasi,” katanya.

Baca Juga :  Serunya Hari Anak Nasional 2026 di Ancol, 400 Anak Diajak Main Gratis di Dufan

Lokasi Masih Disterilkan

TNI AD masih mensterilkan area gudang karena lokasi menyimpan material munisi yang memerlukan penanganan khusus.

Aparat juga membatasi akses ke lokasi demi menjaga keselamatan personel dan masyarakat serta mempermudah proses investigasi.

Donny memastikan TNI AD akan menyampaikan hasil penyelidikan secara terbuka setelah tim investigasi menyelesaikan pemeriksaan.

“Untuk waktunya tidak kita batasi, yang jelas secepatnya agar semuanya bisa terbuka,” tutup Donny.

Penyelidikan Terus Berjalan

Hingga Kamis malam, TNI AD masih mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi, serta mendalami seluruh prosedur pemeriksaan dan perawatan munisi yang berlangsung sebelum ledakan terjadi.

Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan penyebab insiden sekaligus langkah evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hitadipa Jadi Kampung Papua Damai, TNI Dorong Warga Bangkit dan Sejahtera
Gempa M7,7 NTT Tewaskan 70 Orang, 132 Luka dan SAR Fokus Penyisiran
Diskon Pajak Kendaraan Banten hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus 2026
Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut
Warga Halmahera Utara Serahkan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi ke Polisi
Gempa NTT Terkini: 68 Warga Meninggal, 213 Orang Luka
Dari Papua Tengah, Pigai Nyalakan Semangat Kemerdekaan dan Persatuan
Gempa NTT Tewaskan 54 Orang, BNPB Percepat Penanganan dan Bantuan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Hitadipa Jadi Kampung Papua Damai, TNI Dorong Warga Bangkit dan Sejahtera

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Gempa M7,7 NTT Tewaskan 70 Orang, 132 Luka dan SAR Fokus Penyisiran

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Diskon Pajak Kendaraan Banten hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:55 WIB

Konflik Warisan, Paman dan Keponakan Duel di Rembang Berujung Maut

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:35 WIB

Warga Halmahera Utara Serahkan 16 Senpi Ilegal dan 138 Amunisi ke Polisi

Berita Terbaru

Xiaomi resmi meluncurkan Mijia Refrigerator Pro 600L Cross-Door Automatic Ice Maker di Tiongkok. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xiaomi Rilis Kulkas Mijia Pro 600L dengan Ice Maker

Rabu, 19 Agu 2026 - 11:07 WIB

Ugreen resmi mengumumkan penjualan charger Nexode Pro 100W four-port GaN di pasar Inggris, dilengkapi layar TFT dan dukungan pengisian cepat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ugreen Rilis Charger Nexode Pro 100W Four-Port GaN

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:54 WIB

Samsung dikabarkan bakal semakin agresif di pasar hape layar lipat tahun depan, dengan rencana menghadirkan lima model foldable sekaligus pada 2027. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Dikabarkan Rilis Lima Hape Layar Lipat Sekaligus

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:48 WIB

HMD dikabarkan tengah mengembangkan featured phone lipat bernama HMD 2760 Flip 4G, terinspirasi Nokia 2760 Flip. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HMD 2760 Flip 4G Bocor, Ponsel Lipat Nostalgia dengan Android

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:38 WIB