Dishub DKI Jakarta Rekayasa Lalin di Jalan TB Simatupang, Warga Diminta Hindari Saat Jam Sibuk

Selasa, 12 Agustus 2025 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman saat proyek MRT Fase 2 berlangsung pada malam hari. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, petugas Dishub mengatur lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman saat proyek MRT Fase 2 berlangsung pada malam hari. (Posnews/Ist)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberlakukan rekayasa lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pemasangan pipa air limbah yang berlangsung sejak Juli hingga Oktober 2025.

Pemasangan Pipa Air Limbah Sepanjang 2,5 Kilometer

Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan pekerjaan ini mencakup persiapan, penggalian, pemasangan pipa metode jacking sepanjang 2.549 meter, pembuatan manhole, hingga reinstatement.

“Pekerjaan dibagi beberapa section. Sebagian lokasi berada di area lahan privat, taman, maupun trotoar. Saat pekerjaan memasuki badan jalan, kami akan mengatur lalu lintas termasuk mengurangi jumlah lajur sementara,” ujar Syafrin, Selasa (12/8/2025).

Imbauan Gunakan Jalur Alternatif dan Transportasi Umum

Syafrin mengimbau masyarakat mengatur rute perjalanan selama pekerjaan berlangsung.

Dishub DKI menyarankan warga memanfaatkan jalur alternatif atau beralih ke transportasi umum seperti Transjakarta dan MRT Jakarta.

“Kami menyarankan pengendara menghindari Jalan TB Simatupang pada jam sibuk untuk mengurangi potensi kemacetan,” tegasnya.

Gangguan Lalu Lintas Bersifat Sementara

Meski menimbulkan gangguan lalu lintas sementara, Syafrin memastikan proyek ini akan meningkatkan sistem pengelolaan air limbah Jakarta yang lebih baik dan ramah lingkungan.

Pembagian Lokasi dan Jadwal Pekerjaan

Section 1–3: Area lahan privat, taman/trotoar (sudah berjalan).

Section 4:

Pit MS-4 starting pit: 5 Juli–21 Nov 2025, sisi Selatan seberang pintu keluar gedung Cibis (dua lajur jadi satu), Pit MS-6 arriving pit: 5 Juli–17 Okt 2025, sisi Selatan depan SPBU (dua lajur jadi satu), Pit MS-7 arriving pit: 5 Juli–21 Nov 2025, sisi Selatan depan warung makan Sunda (dua lajur jadi satu)

Baca Juga :  Motif Penculikan dan Pembunuhan Kepala KCP BRI Ilham Pradipta Mulai Terungkap

Section 5:

PIT MU-42 arriving pit: 20 Sep–26 Des 2025, sisi Utara depan gedung Ratu Prabu (tiga lajur jadi dua), PIT MU-43 starting pit: 19 Juli–26 Des 2025, sisi Utara depan gedung Ratu Prabu (tiga lajur jadi dua), PIT MU-44 arriving pit: 19 Juli–17 Okt 2025, sisi Utara depan Wisma Raharja (tiga lajur jadi dua)

Dishub DKI Jakarta memastikan koordinasi terus dilakukan agar arus lalu lintas tetap terkendali selama proyek berjalan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing
Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran
Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah
Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan
Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya
Trump Izinkan Tanker Minyak Rusia Masuk Kuba di Tengah Krisis
Zelenskyy Klaim Tour Timur Tengah Sukses Amankan Kesepakatan Strategis
Proyek East Wing White House Senilai $400 Juta

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:29 WIB

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:24 WIB

Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:20 WIB

Misteri Mutilasi Freezer di Bekasi Terbongkar, Motif Ekonomi dan Pelaku Bertambah

Selasa, 31 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kasus CSR BI-OJK Memanas, KPK Segera Tahan 2 Anggota DPR Satori dan Heri Gunawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:40 WIB

Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Masuk Ranah TNI, Ini Perkembangannya

Berita Terbaru

Misi jembatan perdamaian. Ketua KMT Cheng Li-wun bersiap mengunjungi Tiongkok untuk membuktikan bahwa perang bukan takdir bagi kedua belah pihak selat, di tengah keretakan internal partai soal anggaran pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ketua KMT Cheng Li-wun Terima Undangan Xi Jinping ke Beijing

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:29 WIB