Duduk adalah Merokok Baru: Ancaman Mematikan di Balik Meja Kerja Anda

Minggu, 7 Desember 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebih bahaya dari rokok? Duduk seharian di kantor ternyata mematikan metabolisme tubuh. Simak fakta

Lebih bahaya dari rokok? Duduk seharian di kantor ternyata mematikan metabolisme tubuh. Simak fakta "duduk adalah merokok baru" dan cara melawannya. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Generasi masa lalu berperang melawan rokok sebagai musuh kesehatan nomor satu. Namun, generasi modern menghadapi pembunuh senyap yang berbeda. Musuh itu adalah kursi kerja kita sendiri.

Frasa “Duduk adalah merokok baru” (Sitting is the new smoking) kini menggema di dunia medis. Faktanya, gaya hidup sedenter atau kurang gerak telah menjadi wabah global.

Kita menghabiskan waktu berjam-jam duduk di depan komputer, lalu duduk lagi di kendaraan saat macet, dan berakhir duduk di sofa sambil menonton TV. Tanpa sadar, kenyamanan ini sedang menggerogoti tubuh kita dari dalam, sama mematikannya dengan racun nikotin.

Metabolisme yang “Tidur”

Apa yang sebenarnya terjadi saat kita duduk terlalu lama? Secara biologis, tubuh kita langsung bereaksi negatif. Otot-otot besar di kaki yang tidak bergerak mengirimkan sinyal istirahat ke seluruh sistem.

Seketika, produksi enzim lipoprotein lipase berhenti total. Padahal, enzim ini bertugas memecah lemak dalam darah. Akibatnya, pembakaran lemak menurun drastis.

Gula darah pun menumpuk karena otot tidak menyerapnya sebagai energi. Oleh karena itu, risiko terkena diabetes tipe 2 melonjak tajam pada pekerja kantoran. Pankreas harus bekerja lembur memproduksi insulin, namun sel-sel tubuh menolaknya.

Baca Juga :  Uang Rampasan Korupsi Taspen Dikembalikan, Sisa Rp100 Miliar Masih Hilang

Tulang Belakang Menjerit

Dampak fisik juga terlihat nyata pada struktur tulang kita. Manusia berevolusi untuk bergerak, bukan untuk melipat tubuh di kursi selama 8 jam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Duduk terlalu lama memberikan tekanan ekstrem pada piringan sendi tulang belakang. Lantas, muncullah keluhan nyeri punggung bawah (low back pain) yang kronis.

Selain itu, kebiasaan menatap layar komputer menciptakan fenomena “Tech Neck”. Leher kita terus menunduk ke depan. Imbasnya, otot leher tegang dan tulang leher kehilangan lengkungan alaminya. Postur tubuh pun berubah menjadi bungkuk permanen.

Konsep NEAT: Bergerak Tanpa Nge-Gym

Lalu, apakah kita harus pergi ke gym setiap hari? Tentu saja olahraga itu penting. Akan tetapi, para ahli mengenalkan konsep yang lebih sederhana namun vital, yaitu NEAT (Non-Exercise Activity Thermogenesis).

Baca Juga :  Teologi Ekologis Menag Nasaruddin Ingatkan Umat, Jaga Alam atau Kita yang Binasa

NEAT adalah energi yang kita keluarkan untuk segala aktivitas selain tidur, makan, atau olahraga terstruktur. Contohnya, berjalan ke mesin kopi, mengetuk-ngetukkan kaki, atau naik tangga.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki NEAT tinggi jauh lebih sehat. Sebaliknya, orang yang olahraga satu jam tapi duduk sisa harinya (disebut active couch potato) tetap berisiko tinggi terkena penyakit metabolik.

Aturan 20-20-20 dan Meja Berdiri

Pada akhirnya, kita harus mengubah cara kerja kita. Kita tidak perlu berhenti bekerja, tetapi kita wajib mengubah posisinya.

Mulailah menerapkan aturan sederhana. Gunakan teknik 20-20-20 untuk mata dan tubuh. Setiap 20 menit, alihkan pandangan sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Lebih baik lagi, berdiri dan regangkan badan sejenak.

Jika memungkinkan, gunakanlah meja berdiri (standing desk). Ingatlah, tubuh Anda adalah aset termahal. Jangan biarkan kursi nyaman di kantor menjadi peti mati perlahan bagi masa depan kesehatan Anda.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai
16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat Pelecehan, BEM Minta Menteri Turun Tangan
Begal Anggota Damkar di Gambir Dibekuk, Ditangkap di Hotel Pluit
Maling Motor Bersenpi Beraksi di RSIA Duren Sawit, Sekuriti Diancam Pistol
Sabu Hampir 5 Kg dari Iran Digagalkan di Tangsel, Polisi Tangkap 2 Kurir
Polisi Senior Aniaya Junior hingga Tewas di Batam, Propam Tetapkan Bripda AS Tersangka
Bareskrim Gerebek Gudang Selundupan di Penjaringan, Ribuan HP Ilegal Disita
Tawuran Picu Kericuhan, Mobil Polisi Jadi Sasaran Lemparan Warga

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 21:11 WIB

KPK Sita 6 Barang Elektronik Faisal Assegaf, Terkait Kasus Suap Bea Cukai

Selasa, 14 April 2026 - 20:57 WIB

16 Mahasiswa FH UI Diduga Terlibat Pelecehan, BEM Minta Menteri Turun Tangan

Selasa, 14 April 2026 - 20:33 WIB

Begal Anggota Damkar di Gambir Dibekuk, Ditangkap di Hotel Pluit

Selasa, 14 April 2026 - 20:12 WIB

Maling Motor Bersenpi Beraksi di RSIA Duren Sawit, Sekuriti Diancam Pistol

Selasa, 14 April 2026 - 20:01 WIB

Sabu Hampir 5 Kg dari Iran Digagalkan di Tangsel, Polisi Tangkap 2 Kurir

Berita Terbaru