Eksepsi Ditolak, Dua Bos Sritex Tetap Diadili Kasus Korupsi Kredit Rp1,3 Triliun

Senin, 19 Januari 2026 - 15:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejagung umumkan penetapan kakak-beradik bos PT Sritex sebagai tersangka TPPU. Dok-Istimewa

Kejagung umumkan penetapan kakak-beradik bos PT Sritex sebagai tersangka TPPU. Dok-Istimewa

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang mentah-mentah menolak eksepsi dua bos PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Setiawan Lukminto dan Iwan Kurniawan Lukminto.

Keduanya dipastikan tetap duduk di kursi terdakwa dalam kasus korupsi kredit jumbo yang merugikan negara Rp1,3 triliun.

Putusan keras itu dibacakan langsung Hakim Ketua Rommel Franciskus Tampubolon dalam sidang, Senin (19/1/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Majelis memerintahkan jaksa tancap gas melanjutkan sidang ke tahap pembuktian.

Baca Juga :  Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump

“Menolak eksepsi terdakwa dan memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara,” tegas Rommel di ruang sidang.

Hakim menyikat habis dalil keberatan kuasa hukum terdakwa. Menurut majelis, dakwaan jaksa sah dan kuat, sementara eksepsi terdakwa sudah masuk pokok perkara.

“Majelis tidak menilai materi pokok perkara pada tahap eksepsi,” kata Rommel, singkat namun tegas.

Selanjutnya, hakim menginstruksikan jaksa untuk menghadirkan saksi-saksi guna membongkar tuntas dugaan korupsi kredit yang menyeret petinggi raksasa tekstil tersebut.

Baca Juga :  KPK Fasilitasi Ibadah Natal 2025 untuk 12 Tahanan Korupsi di Rutan Gedung Merah Putih

Dalam dakwaan, jaksa menuding dua bos Sritex itu terlibat penyalahgunaan fasilitas kredit perbankan yang menggerus keuangan negara hingga Rp1,3 triliun.

Rinciannya, kredit bermasalah tercatat Rp502 miliar di Bank Jateng, Rp671 miliar di Bank BJB, dan Rp180 miliar di Bank DKI.

Kasus ini pun makin panas. Dua petinggi Sritex kini tak bisa mengelak, sementara sidang pembuktian diprediksi bakal membuka borok besar skandal kredit raksasa yang mengguncang dunia perbankan nasional. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya
Sidang Dugaan Penculikan Penjaringan, Korban Mengaku Diseret ke Fortuner Putih
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi
Prabowo Tahu Disadap Listyo Sigit Cs, Yusril Siapkan Evaluasi Bersama BSSN
Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 10:16 WIB

Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya

Rabu, 4 November 2026 - 08:10 WIB

Sidang Dugaan Penculikan Penjaringan, Korban Mengaku Diseret ke Fortuner Putih

Rabu, 4 November 2026 - 07:43 WIB

Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi

Rabu, 4 November 2026 - 07:26 WIB

Prabowo Tahu Disadap Listyo Sigit Cs, Yusril Siapkan Evaluasi Bersama BSSN

Selasa, 3 November 2026 - 21:26 WIB

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan

Berita Terbaru

FromSoftware mendadak matikan peladen Dark Souls Dua dan Tiga akibat masalah teknis. Pemain kaitkan insiden ini dengan gangguan keamanan sebelumnya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

FromSoftware Matikan Peladen Dark Souls Dua dan Tiga

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:35 WIB

Rumor ungkap alasan EA menutup studio BioWare dan membatalkan Mass Effect. Beban utang membuat EA pilih mendanai Star Wars Battlefront Tiga. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rumor Ungkap Alasan EA Tutup Studio BioWare

Rabu, 4 Nov 2026 - 10:24 WIB

EPOMAKER rilis tetikus bermain EM Tiga seharga tiga puluh enam dolar. Simak spesifikasi sensor, material serat karbon, dan dok pengisian magnetis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EPOMAKER Rilis Mouse EM3 Dengan Fitur Serat Karbon

Rabu, 4 Nov 2026 - 09:22 WIB