Gereja Ibu Paroki Teresa di Lippo Cikarang Diresmikan Setelah 20 Tahun Penantian

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Romo Antonius Suhardi dalam peresmian Gereja Ibu Paroki Teresa, Cikarang. (Foto-San)

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang bersama Romo Antonius Suhardi dalam peresmian Gereja Ibu Paroki Teresa, Cikarang. (Foto-San)

BEKASI – Gereja Ibu Paroki Teresa di Lippo Cikarang, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, akhirnya diresmikan pada Rabu (27/8/2025) setelah penantian panjang selama 20 tahun. Kepala Pastor Gereja Cikarang, Romo Antonius Suhardi, menyebut peresmian ini sebagai momen bersejarah bagi umat Katolik di Bekasi.

“Kami berjuang 20 tahun untuk memperoleh izin ini. Banyak proses yang kami lalui, dan kami percaya Tuhan hadir dalam setiap langkahnya,” kata Antonius.

Perjalanan Panjang Perjuangan Gereja

Perjuangan mendirikan gereja ini dimulai sejak 25 Januari 2004. Prosesnya penuh tantangan, mulai dari pengurusan IMB, rekomendasi FKUB, Kementerian Agama, hingga status lahan yang berstatus komersial, bukan untuk rumah ibadah.

Titik terang baru muncul ketika Gubernur Jabar saat itu, Ridwan Kamil, bersama Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan turun tangan menyelesaikan persoalan. Pada Juli 2023, peletakan batu pertama akhirnya dilakukan.

Gereja untuk Semua Umat

Kini, Gereja Teresa berdiri megah dengan kapasitas 1.800 orang. Namun, karena jumlah umat Katolik di Cikarang mencapai 13 ribu, gereja tetap harus menggelar empat kali misa tiap akhir pekan.

“Gereja ini bukan hanya untuk umat Katolik. Kami umat Katolik 100 persen, warga Indonesia juga 100 persen. Maka gereja ini bagian dari kebersamaan masyarakat Bekasi,” tegas Antonius.

Baca Juga :  1.882 Napi Lapas Cipinang Terima Remisi HUT ke-80 RI, 48 Langsung Bebas

Meski sudah diresmikan, fasilitas gereja baru akan digunakan penuh mulai 6 September 2025 karena masih tahap finishing.

Suasana peresmian Gereja Katolik Teresa Lippo Cikarang yang mampu menampung hingga 1.800 umat.
Suasana peresmian Gereja Katolik Teresa Lippo Cikarang yang mampu menampung hingga 1.800 umat.

Dukungan Pemerintah Daerah

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mengucapkan selamat atas peresmian Gereja Teresa. Ia menegaskan bahwa Pemkab Bekasi berkomitmen menjaga kerukunan antarumat beragama.

“Selamat untuk umat Gereja Teresa. Kabupaten Bekasi milik semua golongan. Kami siap mendukung umat beragama,” ujar Ade.

Ia juga menekankan Pemkab Bekasi selalu transparan dalam proses perizinan rumah ibadah. “Jika syarat terpenuhi, kami akan keluarkan izin. Seperti umat Kristen dan Katolik yang kini bisa menjalankan ibadah dengan tenang,” tambahnya. (san)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA
Aiptu Sumaryanto Gugur saat Operasi Narkoba di Katingan, Jenazah Ditemukan di Sungai
Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:31 WIB

Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:37 WIB

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB