Guru PPPK Ditemukan Tewas Tangan-Kaki Terikat, Polisi Ringkus Tetangga Sendiri

Minggu, 23 November 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembunuh Guru PPPK di Oku, Sumatera Selatan ditangkap polisi. (Posnews/Ist)

Pembunuh Guru PPPK di Oku, Sumatera Selatan ditangkap polisi. (Posnews/Ist)

OKU, POSNEWS.CO.ID – Penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian terkait kasus pembunuhan sadis guru PPPK di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, akhirnya terkuak.

Polisi meringkus Riko Irawan (29) yang merupakan tetangga korban yang diduga kuat menghabisi SF (27), guru muda yang tewas mengenaskan dengan kondisi tangan dan kaki terikat di dalam kontrakannya.

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo mengungkapkan bahwa pelaku sempat melarikan diri ke rumah orang tuanya di Ogan Ilir sebelum berhasil ditangkap.

“Pelaku kabur ke rumah orang tuanya. Rumah pelaku dan kontrakan korban hanya berjarak sekitar 400 meter,” katanya, Minggu (23/11/2025).

Peristiwa berdarah itu berawal pada Selasa malam (18/11), saat pelaku terlibat cekcok dengan istrinya. Setelah emosi memuncak, ia keluar rumah dan masuk ke kamar kontrakan kosong yang berada tepat di dekat kamar korban.

Baca Juga :  Pengadilan Tinggi Inggris Batalkan Status Teroris Kelompok Palestine Action

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian, korban yang mendengar suara batuk dari arah bedeng menelpon pemilik kontrakan. Keesokan harinya, saat pemilik mengecek lokasi, pelaku panik, memanjat plafon, lalu terjatuh masuk ke kamar korban untuk bersembunyi.

Pelaku Bersembunyi di Kamar Korban

Saat korban berangkat mengajar, pelaku mengaku hendak kabur. Namun karena situasi di depan dan belakang kontrakan ramai, ia akhirnya memilih tetap bersembunyi di kamar korban.

Ketika korban pulang sore hari, ia mendapati pelaku di kontrakannya. Spontan, korban berteriak “maling!”. Teriakan itu langsung membuat pelaku hilang kendali.

Baca Juga :  Pria Depok Dibunuh Saat Tertidur, Pelaku Misterius Kabur Usai Menusuk

Pelaku membekap mulut korban, mendorong tubuh korban ke kasur, lalu kembali membekap menggunakan jilbab dan baju korban hingga korban tidak berdaya.

Setelah itu, pelaku mengikat tangan korban dengan dasi dan mengikat kaki korban menggunakan jilbab.

Pelaku mengaku tidak mengetahui apakah korban masih hidup atau sudah meninggal saat ia membekapnya.

Mayat korban ditemukan dalam kondisi tragis, membuat warga OKU geger. Tak butuh waktu lama, polisi akhirnya menangkap pelaku yang berusaha bersembunyi di rumah keluarganya.

Saat ini, pelaku resmi ditahan dan kasus ditangani intensif oleh Polres OKU. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JD Vance Bela Viktor Orban dan Kecam Ancaman Zelenskyy
Prahara di Levent: Turki Tangkap 198 Simpatisan IS Pasca-Serangan Konsulat Israel
Perancis Siaga Perang: Stok Drone Peledak Naik 400% untuk Hadapi Agresi Rusia
Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran
Hanya Tiga Kapal Berani Lintasi Selat Hormuz Pasca-Gencatan Senjata
Israel Bangun dan Putuskan Jalur Utama Lebanon Selatan
Doktrin Perang Abadi: Israel Bangun Zona Penyangga di Lebanon, Gaza, dan Suriah
Hari Ini Lawan Vietnam Semifinal Futsal AFF 2026: Garuda Siap Pertahankan Takhta

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 14:14 WIB

JD Vance Bela Viktor Orban dan Kecam Ancaman Zelenskyy

Jumat, 10 April 2026 - 14:08 WIB

Prahara di Levent: Turki Tangkap 198 Simpatisan IS Pasca-Serangan Konsulat Israel

Jumat, 10 April 2026 - 12:05 WIB

Perancis Siaga Perang: Stok Drone Peledak Naik 400% untuk Hadapi Agresi Rusia

Jumat, 10 April 2026 - 11:02 WIB

Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran

Jumat, 10 April 2026 - 10:55 WIB

Hanya Tiga Kapal Berani Lintasi Selat Hormuz Pasca-Gencatan Senjata

Berita Terbaru

Konfrontasi di jantung Eropa. Wakil Presiden AS JD Vance menyebut komentar Presiden Zelenskyy sebagai

INTERNASIONAL

JD Vance Bela Viktor Orban dan Kecam Ancaman Zelenskyy

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:14 WIB

Tekanan ekonomi maksimum. Presiden Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 50 persen tanpa pengecualian terhadap negara mana pun yang memasok senjata ke Iran, hanya beberapa jam setelah menyepakati gencatan senjata di Timur Tengah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran

Jumat, 10 Apr 2026 - 11:02 WIB