Hendak Kabur Saat Ditangkap, Anggota KKB HSSBI Dilumpuhkan di Dekai

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 saat mengamankan anggota KKB kelompok HSSBI dalam operasi penindakan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 saat mengamankan anggota KKB kelompok HSSBI dalam operasi penindakan di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 kembali menggencarkan operasi terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan.

Dalam operasi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, petugas melumpuhkan anggota KKB kelompok HSSBI berinisial AB alias UB saat mencoba kabur ketika akan ditangkap.

Petugas juga menyita amunisi dan sejumlah barang bukti yang diduga terkait aktivitas kelompok bersenjata tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo, mengatakan tim gabungan menangkap AB alias UB setelah menerima informasi intelijen dan laporan masyarakat mengenai keberadaan anggota HSSBI di Dekai.

Tim kemudian melacak keberadaan tersangka dan berhasil menemukan lokasi persembunyiannya.

Namun, saat petugas hendak menangkapnya, AB alias UB berusaha melarikan diri.

“Pada saat akan diamankan, yang bersangkutan berupaya melarikan diri sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk menghentikan pelariannya,” kata Yusuf, Minggu (21/6/2026).

Petugas kemudian menguasai situasi dan membawa tersangka untuk menjalani proses hukum.

Baca Juga :  BNPB: 12 Rumah Tertimbun Longsor, 16 Rumah Lain di Zona Rawan Cilacap

Satgas Sita Amunisi

Dalam operasi itu, petugas menyita dua butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit telepon genggam, dan sejumlah barang pribadi milik tersangka.

“Petugas mengamankan dua butir amunisi kaliber 5,56 mm, satu unit telepon genggam, serta sejumlah barang pribadi milik tersangka,” ujar Yusuf.

Penyidik kini menggunakan barang bukti tersebut untuk mengembangkan kasus dan mengungkap jaringan HSSBI di Yahukimo.

Polisi Bongkar Tempat Persinggahan HSSBI

Penyidik kemudian mengembangkan kasus dan menemukan sebuah rumah yang diduga menjadi tempat persinggahan anggota HSSBI.

Dari lokasi itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial BK.

Petugas juga menyita perangkat komunikasi, teleskop optik, dokumen, telepon genggam, senjata tajam, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Saat ini, penyidik masih mendalami fungsi dan keterkaitan barang-barang tersebut dengan aktivitas kelompok HSSBI.

Yusuf mengatakan penyidik menduga AB alias UB merupakan anggota pasukan Batalyon HSSBI.

Penyidik juga menduga tersangka terlibat dalam penembakan kendaraan lapis baja milik Satgas Marinir di Dekai pada 13 Desember 2025.

Baca Juga :  Mertua dan Menantu di Gowa Dibantai Tetangga Mabuk Karena Musik Keras

“AB alias UB diketahui merupakan bagian dari pasukan Batalyon HSSBI dan diduga terlibat dalam aksi penembakan terhadap kendaraan lapis baja milik Satgas Marinir di wilayah Dekai pada 13 Desember 2025,” ujarnya.

Selain itu, penyidik menduga tersangka memiliki dan menggunakan senjata api serta amunisi tanpa izin.

Terancam 15 Tahun Penjara

Penyidik menjerat tersangka dengan Pasal 306 KUHP tentang kepemilikan dan penggunaan senjata api tanpa hak.

Penyidik juga menerapkan Pasal 458 juncto Pasal 459 KUHP terkait dugaan percobaan pembunuhan.

“Tersangka juga dijerat Pasal 458 juncto Pasal 459 KUHP atas dugaan percobaan pembunuhan dalam aksi penembakan yang membahayakan jiwa orang lain,” kata Yusuf.

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Sementara itu, Satgas Operasi Damai Cartenz terus memburu anggota KKB yang masih beroperasi di Papua Pegunungan.

Petugas juga mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan, sumber logistik, dan peran anggota HSSBI dalam berbagai aksi kekerasan di Yahukimo dan sekitarnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam
Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah
Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur
Nenek 69 Tahun Tewas di Tangan Oknum Polisi, Motif Rp50 Juta Terungkap

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:54 WIB

Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah

Berita Terbaru

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB