Pemerintah Jepang Pangkas Pajak Konsumsi Makanan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi menyetujui pemotongan pajak konsumsi makanan dan minuman menjadi 1 persen untuk meredam inflasi. Dok: Istimewa.

Kabinet Perdana Menteri Sanae Takaichi menyetujui pemotongan pajak konsumsi makanan dan minuman menjadi 1 persen untuk meredam inflasi. Dok: Istimewa.

Langkah Sanae Takaichi Meredam Dampak Inflasi

POSNEWS.CO.ID, TOKYO — Kabinet Jepang menyetujui rencana pemotongan pajak konsumsi makanan dan minuman. Pemerintah menurunkan tarif pajak dari 8 persen menjadi 1 persen selama dua tahun. Kebijakan ini mulai berlaku pada April mendatang. Perdana Menteri Sanae Takaichi memimpin penyesuaian pajak pertama sejak tahun 1989. Selanjutnya, pemerintah menyalurkan bantuan tunai bagi warga berpendapatan rendah dan menengah. Langkah ini menciptakan beban pajak efektif nol persen bagi masyarakat. Oleh karena itu, Takaichi mengajukan rancangan undang-undang pada sidang parlemen musim gugur.

Baca Juga :  Kapolri: Polri Distribusikan 310,25 Ton Beras SPHP di Empat Polda untuk Stabilkan Harga Pangan

Tantangan Fiskal dan Potensi Kerugian Negara

Sementara itu, kebijakan ini memicu kekhawatiran terhadap kondisi keuangan negara. Pemerintah mencatat potensi kehilangan penerimaan pajak sekitar 10 triliun yen. Selain itu, imbal hasil obligasi negara berada pada level tinggi. Namun, Takaichi berjanji mengamankan sumber dana melalui reformasi anggaran. Pemerintah mengkaji ulang seluruh pengeluaran tanpa menaikkan utang negara. Partai oposisi dan beberapa politisi LDP menolak pemangkasan pajak ini. Meskipun demikian, pemerintah tetap menjalankan skenario penyesuaian tarif secara bertahap.

Baca Juga :  Strategi Masa Depan: Xi dan Lee Perkuat Poros Beijing-Seoul

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan
Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik
Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional
Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang
Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda
Pasukan Rusia Bom Sekolah Di Zaporizhzhia, 24 Tewas
Pemerintah Inggris Gandakan Waktu Tunggu Izin Tinggal
Donald Trump Fokus Renovasi Kolam Menjelang Pemilu

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:12 WIB

Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan

Jumat, 6 November 2026 - 09:40 WIB

Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik

Jumat, 6 November 2026 - 09:05 WIB

Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional

Jumat, 6 November 2026 - 08:30 WIB

Donald Trump Puji Kemenangan Demokrat dan Salahkan Perang

Jumat, 6 November 2026 - 07:26 WIB

Partai Demokrat Kuasai Kongres Amerika Serikat, Hentikan Agenda

Berita Terbaru