Kadiv Humas Polri Johnny Isir Ajak Media Jaga Kebebasan Pers yang Bertanggung Jawab

Minggu, 1 Februari 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir berdialog dengan pimpinan media dalam Retret Bela Negara di Bogor. (Posnews/Ist)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir berdialog dengan pimpinan media dalam Retret Bela Negara di Bogor. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Edison Isir langsung tancap gas usai dilantik. Jenderal bintang dua itu menemui pimpinan media massa dalam ajang Retret Orientasi Kebangsaan dan Bela Negara yang digelar PWI bersama Kementerian Pertahanan RI di Pusdik Bela Negara Kemhan RI, Rumpin, Bogor, Sabtu (31/1/2026).

Di hadapan para petinggi media, Johnny Isir memperkenalkan diri sekaligus membuka dialog terbuka.

Suasana pertemuan berlangsung cair, namun sarat pesan serius soal peran pers dalam menjaga demokrasi dan keutuhan bangsa.

Peraih Adhimakayasa Akpol 1996 itu secara tegas mengapresiasi kerja wartawan yang selama ini membentuk opini publik dan mengedukasi masyarakat lewat pemberitaan yang konstruktif.

“Wartawan punya peran strategis menjaga nilai kebangsaan, demokrasi, dan keutuhan NKRI,” tegas Johnny.

Namun, Johnny juga melempar sinyal keras. Ia menegaskan kebebasan pers tidak boleh kebablasan dan harus tetap berpijak pada hukum serta etika jurnalistik.

Baca Juga :  Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

“Pers adalah pilar demokrasi. Kebebasan pers itu amanat konstitusi, tapi harus dibarengi tanggung jawab dan profesionalisme,” ujarnya lugas.

Johnny menekankan, kebebasan tanpa etika justru bisa merusak ruang publik. Karena itu, ia mengajak insan pers tetap kritis, tapi taat hukum.

Melalui pertemuan ini, Polri berharap hubungan dengan media makin solid, bukan hanya untuk pemberitaan, tetapi juga menjaga stabilitas demokrasi dan ruang publik yang sehat. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB