Kakorlantas Polri Tekankan Pengembangan ETLE dan Penurunan Angka Kecelakaan

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pengembangan ETLE dan transformasi Korlantas demi menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. (Dok-Polri)

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pengembangan ETLE dan transformasi Korlantas demi menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. (Dok-Polri)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan pentingnya pengembangan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sekaligus menurunkan angka kecelakaan lalu lintas. Pesan itu ia sampaikan dalam diskusi bersama pakar, akademisi, dan pengamat transportasi, Senin (25/8/2025).

Agus menekankan bahwa kebijakan Korlantas harus lahir dari masukan masyarakat dan para ahli. Menurutnya, transformasi organisasi dan operasional menjadi kunci utama.

“Organisasi harus besar bukan hanya karena struktur, tapi juga karena prestasi. Keduanya harus sejalan,” ujar Agus.

Baca Juga :  DPRD DKI Desak Pemprov Prioritaskan Warga Jakarta di Rekrutmen Damkar

Ia menjelaskan, transformasi operasional dilakukan dengan memperkuat kehadiran polisi lalu lintas di lapangan. Sejak menjabat, Agus rutin memimpin operasi besar, mulai dari Operasi Ketupat hingga pengamanan Hari Kemerdekaan.

Selain itu, Agus menyoroti penyempurnaan sistem ETLE agar lebih efektif dan sah secara hukum. Kajian perbedaan bukti fisik dan digital terus dilakukan demi memperkuat legitimasi penegakan hukum berbasis teknologi.

Tak hanya itu, program “Korlantas Menyapa” juga digencarkan dengan pendekatan humanis, dari wajib pajak hingga sekolah dan pesantren, sebagai bagian dari kampanye keselamatan jalan.

Baca Juga :  Dua Pencuri Besi Jembatan di Sunter Positif Narkoba, Polres Jakut Dalami Jaringan

Agus mengungkapkan, tren kecelakaan sudah menurun. Dalam operasi terakhir, fatalitas turun 51 persen dalam 17 hari, sementara jumlah kecelakaan berkurang sekitar 30 persen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Negara harus berani menertibkan kendaraan over dimensi dan overload agar penurunan kecelakaan makin signifikan,” tegasnya.

Agus menambahkan, tugas besar ini membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari Kementerian Perhubungan, PUPR, hingga masyarakat. “Semua demi keselamatan dan pelayanan terbaik,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto
Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional
Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut
Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional
Trump vs Eropa: Keretakan Sekutu dalam Misi Maritim Selat Hormuz
Gubernur Jakarta Minta Warga Tak Iming-imingi Kerabat Datang ke Ibu Kota
Napi Kabur Lapas Wamena Ditangkap di Yahukimo, Terafiliasi KKB dan Pembunuh Polisi

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:03 WIB

Jepang Pamerkan Rudal Jarak Jauh Tipe 12 Jelang Penempatan di Kumamoto

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:53 WIB

Target Berikutnya: Trump Beri Sinyal Ambil Alih Kuba di Tengah Kolapsnya Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:40 WIB

Tragedi Hanukkah Sydney: Keluarga Terdakwa Naveed Akram Mohon Gag Order Akibat Ancaman Maut

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:35 WIB

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:37 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, Korlantas Siapkan One Way Nasional

Berita Terbaru

Menyeimbangkan energi dan konstitusi. Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi memperkuat koordinasi dengan Amerika Serikat serta negara-negara Teluk guna menjamin keselamatan navigasi tanpa melanggar prinsip pasifisme Jepang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Gandeng AS dan Timur Tengah Amankan Selat Hormuz

Selasa, 17 Mar 2026 - 14:35 WIB