POSNEWS.CO.ID, JAKARTA – Kelompok Houthi dari Yaman meningkatkan serangan rudal ke wilayah Arab Saudi pada Kamis.
Pasukan Houthi menargetkan Bandara Internasional Riyadh serta beberapa fasilitas energi utama milik kerajaan.
Serpihan rudal mengenai satu pesawat komersial milik maskapai Saudia Airlines hingga mengalami kebakaran hebat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kebakaran tersebut merusak bodi pesawat secara parah saat parkir pada terminal bandara.
Pihak berwenang tidak menemukan penumpang di dalam pesawat saat insiden ledakan terjadi.
Meskipun demikian, serangan pekan ini memakan korban jiwa sebanyak tiga orang warga.
Pembatalan Penerbangan dan Reaksi Internasional
Akibat serangan tersebut, maskapai Lufthansa dan Air India menghentikan penerbangan menuju kota Riyadh.
Selain itu, pengelola bandara membatalkan hampir separuh jadwal penerbangan harian pada Kamis.
Pihak otoritas meminta para calon penumpang memeriksa status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.
Di samping itu, puing rudal menghantam kompleks medis serta fasilitas taman kanak-kanak.
Pemerintah Arab Saudi terus memperkuat pertahanan udara demi menghalau serangan rudal lanjutan.
Eskalasi Perang Sipil Yaman dan Dukungan Regional
Kelompok Houthi meluncurkan serangan sebagai balasan atas dukungan Arab Saudi kepada pemerintah Yaman.
Perang sipil Yaman kembali berkobar seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Konflik ini memaksa lebih dari 200 ribu warga mengungsi dari rumah mereka.
Oleh karena itu, Arab Saudi meminta bantuan militer dari negara sekutu seperti Turki.
Pemerintah Turki mengirimkan bantuan teknis serta sistem persenjataan demi membantu Arab Saudi.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













