Keluarga Tak Saksikan Ekshumasi Sutrimo, Penyidik Fokus Ungkap Kematian

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya mendalami kasus kematian Sutrimo dan nama Febrio Adiono. (Posnews/Ist)

Polda Metro Jaya mendalami kasus kematian Sutrimo dan nama Febrio Adiono. (Posnews/Ist)

BANYUMAS, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menggelar ekshumasi jenazah Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Rabu (12/8/2026).

Penggalian kembali makam pria berusia 42 tahun itu dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian yang diduga tidak wajar.

Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, mengatakan keluarga memilih tidak menyaksikan proses pembongkaran makam karena alasan psikologis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluarga menyerahkan seluruh proses kepada penyidik dan tim forensik.

Baca Juga :  Balap Liar di Pamulang Dibubarkan Polisi, Sejumlah Remaja Diamankan

“Keluarga sudah siap dan hanya menunggu hasil ekshumasi. Mereka tidak akan menolak proses maupun hasil pemeriksaan,” ujar Aan, Selasa (11/8/2026).

Aan menambahkan, kehadiran keluarga dalam proses ekshumasi hanya diwakili dirinya sebagai kuasa hukum.

Polda Metro Jaya Dalami Penyebab Kematian

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa ekshumasi merupakan bagian penting dari proses penyidikan yang kini tengah berjalan.

Warga menemukan Sutrimo dalam kondisi tidak sadarkan diri di depan Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada 23 Juli 2026, sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga :  Bareskrim Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase, Ini Penyebabnya

Polda Metro Jaya telah menaikkan status perkara dari penyelidikan menjadi penyidikan setelah mendalami hasil penyelidikan bersama Polresta Banyumas dan Polda Jawa Tengah.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 24 saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang berkaitan dengan kematian korban.

Polda Jateng Siapkan Pengamanan

Polda Jawa Tengah memastikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ekshumasi, mulai dari persiapan, pengamanan lokasi makam, hingga proses pascaekshumasi.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan penyidik melakukan ekshumasi untuk kepentingan penyidikan.

Tim forensik diharapkan mengungkap penyebab kematian Sutrimo melalui pemeriksaan forensik. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB