Gelombang Panas Ekstrem Panggang Eropa

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi jam kunjung wisata dan beberapa negara siaga menghadapi rekor suhu baru. Dok: Istimewa.

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi jam kunjung wisata dan beberapa negara siaga menghadapi rekor suhu baru. Dok: Istimewa.

PARIS, POSNEWS.CO.ID – Gelombang panas ekstrem melanda sebagian besar wilayah Eropa pekan ini. Suhu udara melonjak mendekati rekor paling tinggi dan memaksa beberapa pemerintah mengambil langkah darurat. Kondisi cuaca buruk ini juga mengganggu aktivitas harian warga serta sektor pariwisata daerah.

Rekor Suhu Terpanas Sejak 1947

Indikator suhu nasional Perancis mencatat rata-rata suhu harian mencapai 29,8 derajat Celsius pada Selasa kemarin. Angka ini menjadi suhu paling panas semenjak pencatatan resmi mulai berjalan pada tahun 1947. Suhu ekstrem berkisar 39 derajat Celsius hingga 41 derajat Celsius mengancam wilayah Brittany hingga Paris hari Rabu ini.

Otoritas memproyeksikan cuaca ekstrem ini memengaruhi sekitar 44 juta warga di berbagai wilayah Perancis. Pemerintah Polandia juga mengeluarkan peringatan suhu tinggi untuk wilayah bagian barat dari Kamis hingga Sabtu. Suhu udara di Polandia berpotensi memecahkan rekor lama sebesar 40,2 derajat Celsius dari tahun 1921 silam.

Lonjakan Penjualan Alat Pendingin Udara

Banyak bangunan di Eropa tidak memiliki desain khusus untuk menghadapi suhu panas ekstrem. Kondisi ini memicu lonjakan luar biasa pada penjualan kipas angin dan mesin pendingin udara. Raksasa ritel Carrefour sukses menjual 30.000 unit alat pendingin hingga Selasa sore pekan ini.

Direktur Eksekutif Carrefour Alexandre Bompard mengonfirmasi penjualan melonjak seribu kali lipat daripada hari biasa. Platform belanja Amazon juga mencatat peningkatan transaksi alat pendingin hampir dua kali lipat minggu lalu.

Adaptasi Sekolah dan Operasional Kereta

Asosiasi kepala sekolah Inggris menjelaskan hampir setiap sekolah harus melakukan penyesuaian jadwal minggu ini. Mereka menilai fasilitas gedung sekolah di Inggris kurang siap menghadapi lonjakan suhu ekstrem.

Baca Juga :  Tanpa Afrika, Dunia Tak Bisa Modern: Wang Yi Tutup Tur

Perusahaan kereta api Belanda NS juga mengurangi jadwal perjalanan pada sejumlah rute mulai hari Rabu. Pengurangan rute ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan teknis akibat paparan suhu panas pada rel.

Pembatasan Operasional Kawasan Wisata Ikonik

Gelombang panas ekstrem ini memaksa pengelola kawasan wisata populer membatasi jam operasional kunjungan. Museum Louvre dan Menara Eiffel di Perancis mulai memotong durasi kunjungan harian bagi turis. Pengelola monumen Atomium di Brussels Belgia juga menutup area wisata lebih cepat daripada jadwal biasa.

Para ilmuwan menegaskan emisi karbon akibat aktivitas manusia memicu gelombang panas muncul lebih sering. Perubahan iklim membuat suhu udara saat ini menjadi 2 derajat Celsius hingga 4 derajat Celsius lebih panas.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Sebut Iran Setujui Pengawasan Nuklir
Senat AS Loloskan Resolusi untuk Hentikan Perang Iran
Dua Perempuan Disekap 4 Hari di Hotel Kendari Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang
Antonio Guterres Minta Perusahaan Rilis Data Konsumsi
Portugal Gulung Uzbekistan 5 – 0 di Piala Dunia
Komplotan Pembobol Toko di Tanggamus Dibekuk, Diduga Beraksi di Puluhan TKP
Inggris Gagal Tundukkan Ghana pada Laga Kedua
Jejak Transaksi Jadi Kunci Penangkapan Pelaku Penyekapan YTT di Bandung

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:30 WIB

Donald Trump Sebut Iran Setujui Pengawasan Nuklir

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:00 WIB

Senat AS Loloskan Resolusi untuk Hentikan Perang Iran

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:40 WIB

Dua Perempuan Disekap 4 Hari di Hotel Kendari Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:30 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Panggang Eropa

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:30 WIB

Portugal Gulung Uzbekistan 5 – 0 di Piala Dunia

Berita Terbaru

Negosiasi yang masih alot. Presiden Donald Trump menegaskan draf damai sepihak Iran belum memuaskan Washington, meski Tehran mendesak pencabutan blokade laut di Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sebut Iran Setujui Pengawasan Nuklir

Rabu, 24 Jun 2026 - 10:30 WIB

Pembatasan kekuasaan militer eksekutif. Senat Amerika Serikat menyetujui resolusi bersejarah untuk membatasi wewenang perang Donald Trump di tengah lonjakan anggaran militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Senat AS Loloskan Resolusi untuk Hentikan Perang Iran

Rabu, 24 Jun 2026 - 10:00 WIB

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi jam kunjung wisata dan beberapa negara siaga menghadapi rekor suhu baru. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gelombang Panas Ekstrem Panggang Eropa

Rabu, 24 Jun 2026 - 09:30 WIB