Mikrofon Mati Saat Pidato di PBB, Prabowo Tetap Lantang Bicarakan Palestina

Selasa, 23 September 2025 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berpidato di Sidang Majelis Umum PBB 2025. Dok: Setpres RI

Presiden Prabowo Subianto berpidato di Sidang Majelis Umum PBB 2025. Dok: Setpres RI

NEW YORK, POSNEWS.CO.ID – Insiden tak biasa menimpa Presiden Prabowo Subianto saat berpidato di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mikrofon tiba-tiba mati persis ketika Prabowo lantang menawarkan pasukan perdamaian untuk Palestina.

Peristiwa ini terjadi di Markas PBB, New York, Senin (22/9/2025) waktu setempat, dalam forum tingkat tinggi membahas konflik Palestina dan solusi dua negara. Momen itu langsung bikin heboh, lantaran kalimat penting Prabowo terputus di siaran langsung.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) buru-buru buka suara. Direktur Informasi dan Media Kemlu, Hartyo Harkomoyo, menegaskan mikrofon otomatis dimatikan karena aturan batas waktu.

Baca Juga :  Kasus Pemerasan Propam Sumut, 2 Pejabat Dinonaktifkan - Proses Hukum Jalan Terus

β€œSetiap negara hanya dikasih jatah lima menit. Begitu lewat, mikrofon langsung dimatikan,” jelas Hartyo, Selasa (23/9/2025).

Prabowo Tetap Terdengar

Meski mikrofon padam, suara Prabowo tetap bergema di ruang sidang. Ia berpidato dengan nada tinggi, membuat delegasi dunia tetap mendengar tawarannya mengirim pasukan perdamaian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œWalau siaran langsung terputus, pidato Presiden Prabowo masih jelas terdengar di aula,” tambah Hartyo.

Ternyata bukan hanya Prabowo yang kena aturan ketat ini. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, juga mengalami hal serupa. Mikrofon Erdogan dimatikan lantaran ia melampaui waktu saat pidato, bahkan sempat berhenti karena riuh tepuk tangan peserta.

Baca Juga :  PBB Ungkap Kegagalan Komitmen Negara Kaya dalam Menutup Kesenjangan Global

Direktorat Komunikasi Turki memastikan hal itu murni prosedur teknis PBB.

Pertemuan yang dipimpin Prancis dan Arab Saudi itu diikuti 33 pemimpin delegasi dari negara dan organisasi besar seperti Uni Eropa dan Liga Arab. Semua membahas solusi dua negara sebagai jalan damai permanen bagi Palestina.

Prabowo menutup pidatonya dengan menegaskan dukungan penuh Indonesia pada kemerdekaan Palestina, meski sebagian kalimat terpotong mikrofon. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar Β£25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB