Mobil Drag Race Tabrak Penonton di Kotamobagu, 6 Tewas dan 10 Luka

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Drag Race Kotamobagu, Mobil Peserta Tabrak Penonton. (Posnews/Ist)

Tragedi Drag Race Kotamobagu, Mobil Peserta Tabrak Penonton. (Posnews/Ist)

KOTAMOBAGU, POSNEWS.CO.ID — Sorak-sorai penonton di ajang drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara, mendadak berubah menjadi jeritan histeris pada Minggu (9/8/2026) sore.

Sebuah mobil peserta kehilangan kendali saat melaju dalam kecepatan tinggi dan menghantam kerumunan penonton di sekitar garis finis.

Akibat kecelakaan tersebut, enam orang meninggal dunia dan 10 lainnya mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Detik-Detik Mobil Menerobos Kerumunan

Menurut informasi kepolisian, mobil peserta sedang melaju kencang di lintasan ketika tiba-tiba keluar jalur.

Baca Juga :  Prabowo Gebrak May Day 2026: RUU Ketenagakerjaan Dipercepat, Ojol Dapat Perlindungan

Kendaraan itu kemudian menerobos area penonton yang berada di dekat garis finis.

Benturan keras membuat sejumlah orang terpental, sementara penonton lain berlarian menyelamatkan diri.

Suasana yang semula dipenuhi sorakan balap berubah menjadi kepanikan massal dalam hitungan detik.

Polisi Sterilkan Lokasi dan Selidiki Penyebab

Rangkaian drag race langsung dihentikan setelah kecelakaan terjadi. Aparat kepolisian segera mensterilkan lokasi untuk proses evakuasi korban dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Kotamobagu AKBP Abdul Kholik mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian dalam sistem pengamanan penyelenggaraan.

“Kami bersama pihak Pemkot Kotamobagu, dinas terkait, dan panitia sementara sedang melakukan olah TKP. Proses pencarian dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi juga terus kami lakukan,” ujar Abdul Kholik, Minggu sore.

Baca Juga :  Modus Sniper Darat Terbongkar di Bakauheni, Bareskrim Polri Sita 2,69 Kg Sabu

Pengamanan dan Perizinan Ikut Diperiksa

Selain mengamankan kendaraan yang terlibat, polisi juga memeriksa kondisi lintasan, sistem pengamanan penonton, serta dokumen perizinan penyelenggaraan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur kelalaian yang menyebabkan mobil dapat keluar jalur dan menghantam penonton.

Hingga berita ini diturunkan, panitia penyelenggara belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kecelakaan maupun mekanisme pengamanan yang diterapkan selama perlombaan.

Pelajaran Penting dari Tragedi Balap Lurus

Insiden ini menjadi pengingat bahwa balapan berkecepatan tinggi tidak boleh digelar tanpa standar keselamatan yang memadai.

Pembatas lintasan, zona aman penonton, dan sistem pengamanan yang ketat harus menjadi prioritas utama agar tragedi serupa tidak kembali merenggut korban jiwa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB