Noel Diduga Terima Rp3 Miliar dari Kasus Sertifikat K3 untuk Renovasi Rumah

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPK Setyo Budiyanto saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI membahas perubahan modus operasi tangkap tangan. (Posnews/KPK)

Ketua KPK Setyo Budiyanto saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI membahas perubahan modus operasi tangkap tangan. (Posnews/KPK)

 JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) alias Noel, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, diduga meminta uang dari kasus pemerasan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Noel meminta Rp3 miliar kepada Irvian Bobby Mahendro (IBM) untuk merenovasi rumahnya di Cimanggis, Depok. Dalam percakapan, Noel bahkan menyebut IBM sebagai “Sultan”.

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan IEG menyebut IBM sebagai Sultan, yakni orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3.

“IEG menyebut IBM sebagai Sultan, maksudnya orang yang banyak uang di Ditjen Binwas K3,” ujar Ketua KPK Setyo Budiyanto kepada wartawan, Sabtu (23/8/2025).

Baca Juga :  Kekuatan Meme dalam Politik

Lalu, Noel menerima uang Rp3 miliar dari IBM. “IEG minta untuk renovasi rumah Cimanggis, IBM kasih Rp3 M,” ungkap Setyo.

Selain itu, KPK mengungkap bahwa Noel juga menerima aliran dana serupa pada Desember 2024 senilai Rp3 miliar. “Noel juga menerima aliran dana pada Desember 2024 senilai Rp3 miliar terkait pengurusan sertifikat K3.”

Kemudian, KPK menetapkan 11 orang sebagai tersangka pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 21–22 Agustus 2025 di Jakarta. Mereka terjerat kasus pemerasan sertifikat K3.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Daftar tersangka tersebut meliputi:

  • IBM (Irvian Bobby Mahendro), Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 2022–2025.

  • GAH (Gerry Aditya Herwanto Putra), Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja 2022–sekarang.

  • SB (Subhan), Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 2020–2025.

  • AK (Anitasari Kusumawati), Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020–sekarang.

  • IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan), Wamenaker RI 2024–2029.

  • FRZ (Fahrurozi), Dirjen Binwasnaker dan K3 sejak Maret 2025.

  • HS (Hery Sutanto), Direktur Bina Kelembagaan 2021–Februari 2025.

  • SKP (Sekarsari Kartika Putri), Subkoordinator.

  • SUP (Supriadi), Koordinator.

  • TEM (Temurila), pihak PT KEM Indonesia.

  • MM (Miki Mahfud), pihak PT KEM Indonesia.

Baca Juga :  Dua Rumah Terbakar di Semanan Kalideres, Seorang Remaja Tewas

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB