Operasi Lilin 2025, Korlantas Polri: Fokus Pengamanan Jalur Tol dan Pusat Keramaian

Rabu, 12 November 2025 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Tidak terasa sebentar lagi akan memasuki libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Warga yang mudik dan merayakan tahun baru kali ini diprediksi melonjak.

Korlantas Polri bergerak cepat menyiapkan skenario pengamanan dan pelayanan nasional secara terencana, presisi, dan lintas sektor.

OperasiLilin 2025” difokuskan untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan, Polri bersama berbagai instansi terkait menurunkan personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, hingga elemen masyarakat.

Apel kesiapan digelar serentak di seluruh Polda dan Polres jajaran sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel, peralatan, dan sarana pendukung,” ujar Agus, Rabu (12/11/2025).

Baca Juga :  BMKG Warning, Deteksi Bibit Siklon Saat Nataru 2026 - Cuaca Ekstrem Ancam Selatan Indonesia

Lebih lanjut, ia menyebut Operasi Zebra 2025 menjadi tahapan awal dalam membangun kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas menjelang libur panjang.

Setelah itu, Operasi Lilin akan kita jalankan secara menyeluruh, fokus pada pengamanan dan pelayanan publik,” jelasnya.

Agus menegaskan, pengamanan diperketat di jalur strategis seperti tol, arteri, kawasan wisata, serta terminal, pelabuhan, bandara, dan stasiun besar.

Tak hanya itu, tempat ibadah dan pusat keramaian juga menjadi prioritas utama menjelang perayaan Natal dan malam Tahun Baru.

Langkah ini, kata Agus, diambil untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Rekayasa Lalu Lintas Siap Diterapkan

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas Polri menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di sejumlah ruas tol utama.

Baca Juga :  Selandia Baru dan AC Alami: Beruntung Secara Geografis

Langkah-langkah strategis yang disiapkan antara lain one way, contra flow, serta manajemen rest area guna mencegah penumpukan kendaraan di jalur Jakarta–Semarang–Surabaya.

Arus kendaraan kami pantau real time melalui ETLE mobile dan Command Center Korlantas. Jika volume kendaraan melonjak, sistem one way langsung kami aktifkan di titik rawan,” tegas Agus.

Dengan pengamanan terpadu dan pemantauan modern, Polri berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama libur Nataru 2025–2026.

Semua langkah tersebut diambil untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar, tertib, dan penuh kegembiraan di seluruh Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terbaru

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB