Penemuan Mayat Ibu dan Bayi Gegerkan Pandeglang, Suami Luka Leher

Kamis, 11 September 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penusukan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penusukan. (Posnews/Ist)

BANTEN, POSNEWS.CO.ID – Warga Desa Purwaraja, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, digegerkan penemuan mayat ibu dan bayinya di dalam rumah. IN (24) dan bayinya IK (10 bulan) ditemukan tak bernyawa, sementara suaminya, IL (23), mengalami luka di leher.

Kepala Desa Purwaraja, Iwan, menyebut penemuan itu terjadi Kamis (11/9/2025) sekitar pukul 07.00 WIB, ketika ayah IN mendatangi rumah korban. Ia menggedor pintu rumah dan mendapati banyak darah serta korban yang sudah tidak bergerak.

Baca Juga :  Korban Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 12 Orang, BNPB Siapkan 50 Huntara untuk Penyintas

β€œSuasana rumah masih sepi padahal waktu sudah menunjukkan pukul 07.00 WIB. Saat ayah korban masuk, ia melihat darah berceceran dan mendapati anak serta cucunya sudah tidak bernyawa. Sedangkan menantunya masih hidup dan langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Iwan kepada wartawan.

Petugas segera mengevakuasi IL ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.

Polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyelidiki penyebab kematian ibu dan bayi tersebut. Warga sekitar sudah ramai berkumpul sejak pagi untuk menyaksikan peristiwa tragis ini. Kapolsek Menes bersama tim kepolisian juga memperketat pengamanan di lokasi kejadian. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk
Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores
Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan
Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman
2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri
Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur
Ditembaki dari Ketinggian di Tolikara, Bripda Jhon Galu Terluka
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, Stok Makanan Pengungsi Menipis

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

Berita Terbaru

 Korea Utara mengecam keras rencana kenaikan anggaran pertahanan Jepang sebesar 8,9 triliun yen dan menganggapnya sebagai bentuk persiapan perang agresi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Kecam Rencana Peningkatan Anggaran Pertahanan

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:25 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB