Polda Metro Jaya Bongkar 1.719 Kasus Narkoba, Amankan 1,14 Ton dan 2.318 Tersangka

Selasa, 30 September 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin pemusnahan 1,14 ton barang bukti narkoba hasil pengungkapan 1.719 kasus di Jakarta, Selasa (30/9/2025). Dok: PMJ

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memimpin pemusnahan 1,14 ton barang bukti narkoba hasil pengungkapan 1.719 kasus di Jakarta, Selasa (30/9/2025). Dok: PMJ

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menggempur habis jaringan narkoba yang merajalela di Ibu Kota dan sekitarnya.

Dalam waktu hanya tiga bulan, Juli hingga September 2025, polisi berhasil membongkar 1.719 kasus narkoba dan menyeret 2.318 tersangka ke meja hukum.

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri langsung memimpin jumpa pers sekaligus pemusnahan barang bukti di halaman Direktorat Reskrimsus, Selasa (30/9/2025). Acara ini juga dihadiri para stakeholder terkait.

Irjen Asep menegaskan, jajaran Polda Metro Jaya memusnahkan total 1,14 ton narkoba hasil sitaan Ditresnarkoba dan Polres jajaran sepanjang Juli–September.

Baca Juga :  Mediasi Ridwan Kamil dan Lisa Mariana Deadlock, Kasus Fitnah Lanjut ke Bareskrim

Ribuan Tersangka Terciduk

Dirnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David merinci, dari 2.318 tersangka, enam orang terbukti sebagai produsen, satu orang bandar besar, 769 pengedar, dan 1.542 pecandu.

“Terhadap 1.542 pecandu, kami lakukan rehabilitasi sosial maupun medis supaya mereka bisa pulih kembali,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barang Bukti Menggunung

Selama operasi, polisi menyita barang haram dengan nilai fantastis:

  • 604 kg sabu
  • 221 kg ganja
  • 67,7 kg sabu cair
  • 23 ribu butir ekstasi
  • 569 ribu butir obat keras
  • 9,1 kg tembakau sintetis
  • 19,8 kg bibit sintetis dan plus barang bukti lain.
Baca Juga :  Prahara di Levent: Turki Tangkap 198 Simpatisan IS Pasca-Serangan Konsulat Israel

Polisi menaksir nilai barang haram itu di pasar gelap mencapai Rp1,13 triliun. Tak hanya itu, polisi menyebut penyitaan ini berhasil menyelamatkan 4,56 juta jiwa dari bahaya narkoba.

“Operasi ini bukti keseriusan Polda Metro Jaya dalam menyelamatkan generasi muda dari jerat narkotika,” tandas Ahmad David. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB