Polri Komitmen Lindungi Tenaga Medis Lewat Rapat Penyusunan Perpres Perlindungan Nakes

Jumat, 12 September 2025 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Polri hadiri rapat penyusunan Perpres Perlindungan Tenaga Medis di Poltekkes Kemenkes Jakarta, Jumat (12/9/2025). Dok-Polri

Perwakilan Polri hadiri rapat penyusunan Perpres Perlindungan Tenaga Medis di Poltekkes Kemenkes Jakarta, Jumat (12/9/2025). Dok-Polri

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri menegaskan komitmen melindungi tenaga medis dan tenaga kesehatan (nakes) di seluruh Indonesia.

Melalui Baharkam Polri, perwakilan kepolisian menghadiri rapat lanjutan pembahasan Rancangan Perpres Perlindungan Nakes di Poltekkes Kemenkes Jakarta, Jumat (12/9/2025).

Rapat yang digelar Direktorat Pembinaan dan Pengawasan SDM Kesehatan Kemenkes RI ini melanjutkan diskusi pada 28 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembahasan difokuskan pada penyusunan Perpres sebagai payung hukum bagi nakes, terutama yang bertugas di daerah terpencil, perbatasan, kepulauan, dan wilayah rawan konflik.

Baca Juga :  Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de'Clan

Kehadiran Kabaharkam Polri Irjen Pol Karyoto, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol M.H. Ritonga, dan Dirpamobvit Brigjen Pol Suhendri S.IK menegaskan keseriusan Polri dalam isu ini.

Peran Polri penting, mengingat Pasal 729 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan mewajibkan pemerintah pusat dan daerah menjamin keamanan sesuai kewenangan masing-masing.

Baca Juga :  Mahfud MD dan Jimly Berpeluang Masuk Komite Reformasi Polri Bentukan Prabowo

Selain Polri, rapat juga dihadiri TNI, Kemenhan, Kemendagri, Kominfo, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, serta Kementerian PUPR. Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan keseriusan pemerintah menyiapkan regulasi komprehensif.

Perpres ini diharapkan memberi jaminan hukum kuat agar nakes dapat bertugas lebih tenang, bahkan di wilayah paling menantang. Dengan perlindungan memadai, pelayanan kesehatan di daerah sulit bisa berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Indonesia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB