JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri kembali merotasi dan memutasi 1.121 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) untuk menyegarkan organisasi sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Polri menetapkan kebijakan tersebut melalui tujuh Surat Telegram (ST) yang diterbitkan pada 25 Juni 2026.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, Polri menjalankan mutasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan, meningkatkan profesionalisme, dan menjawab tantangan keamanan yang terus berkembang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menjadikan mutasi dan promosi jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan profesionalisme, kapasitas kepemimpinan, serta efektivitas pelaksanaan tugas Polri,” ujar Trunoyudo, Jumat (26/6/2026).
748 Perwira Raih Promosi Jabatan
Polri memberikan promosi atau pergeseran jabatan setara kepada 748 personel dari total 1.121 personel yang masuk daftar mutasi.
Selain itu, Polri menempatkan sejumlah pejabat pada posisi strategis, di antaranya:
- Brigjen Pol Didi Hayamansyah memimpin Kapuslitbang Polri.
- Brigjen Pol Rudi Setiawan memimpin Polda Aceh.
- Brigjen Pol Yulius Audie Sonny Latuheru memimpin Polda Papua Barat Daya.
Polri juga merotasi jabatan Wakapolda Banten, Wakapolda Maluku, dan Wakapolda Papua Barat Daya.
Selanjutnya, Polri mengangkat 190 perwira menjadi Kapolres, Kapolresta, Kapolrestabes, dan Kapolres Metro di berbagai daerah.
Polri berharap para pejabat baru mampu memperkuat kepemimpinan di wilayah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Polri Bentuk Polresta IKN
Dalam mutasi kali ini, Polri juga membentuk Polresta Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memperkuat sistem keamanan di pusat pemerintahan baru Indonesia.
Tak hanya itu, Polri juga membentuk empat Polres Tipe D, yaitu:
- Polres Padang Lawas Utara
- Polres Sumba Tengah
- Polres Konawe Kepulauan
- Polres Banggai Laut
Sementara itu, Polri meningkatkan status delapan Polres Tipe D menjadi Polresta, yakni:
- Karawang
- Batang
- Klaten
- Tuban
- Sumenep
- Gowa
- Banggai
- Lombok Tengah
“Kami membentuk dan meningkatkan tipe satuan kewilayahan untuk memperkuat pelayanan kepolisian sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan perkembangan wilayah,” jelas Trunoyudo.
Polri Promosikan 45 Polwan
Polri juga memperluas peran polisi wanita (Polwan) dengan memberikan promosi jabatan kepada 45 Polwan.
Dari jumlah tersebut, 17 Polwan dipercaya memimpin wilayah sebagai Kapolres.
Trunoyudo menegaskan, Polri memberikan kesempatan promosi berdasarkan kompetensi, integritas, dan kinerja tanpa membedakan gender.
“Kami terus meningkatkan peran Polwan dalam jabatan strategis sebagai wujud komitmen membangun sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas,” katanya.
Polri Perkuat Regenerasi Kepemimpinan
Selain merotasi dan mempromosikan personel, Polri juga mengukuhkan jabatan delapan personel, menempatkan 68 lulusan Dikbangti dan Program Doktor STIK, serta mengirim 37 personel mengikuti pendidikan pengembangan Tahun Anggaran 2026.
Melalui kebijakan ini, Polri menargetkan seluruh pejabat baru segera beradaptasi, meningkatkan kinerja, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia. **
Editor : Hadwan












