Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin Digagalkan di Bintan, 8 ABK Ditangkap

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan memeriksa kapal pembawa 1,3 ton ketamin di perairan Bintan, Kepulauan Riau. (Posnews/Bareskrim Polri)

Petugas gabungan memeriksa kapal pembawa 1,3 ton ketamin di perairan Bintan, Kepulauan Riau. (Posnews/Bareskrim Polri)

BATAM, POSNEWS.CO.ID — Aparat gabungan kembali memukul keras jaringan narkotika internasional.

Tim gabungan Bareskrim Polri, BNN, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, TNI AL, BIN, dan Ditresnarkoba Polda Kepulauan Riau mencegat kapal yang membawa sekitar 1,3 ton ketamin di perairan Bintan, Kepulauan Riau, lalu menggagalkan upaya penyelundupan narkotika tersebut.

Operasi besar itu berlangsung pada Kamis, 6 Agustus 2026, di perairan utara Berakit, Bintan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah memantau target secara intensif, Satuan Tugas Patroli Laut Bea dan Cukai bersama KRI Kerambit-627 milik TNI AL menghentikan kapal tersebut di perairan Bintan.

Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata menegaskan bahwa operasi tersebut berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

“Komando Armada Republik Indonesia berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut,” ujar Denih dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).

Berawal dari Intelijen Thailand dan Taiwan

Pengungkapan kasus ini bermula dari pertukaran informasi intelijen internasional.

Baca Juga :  Batasi Sanksi Wartawan, MK Tegaskan Hak Perlindungan dalam UU Pers

Bea Cukai menerima informasi dari otoritas Thailand pada Mei 2026 mengenai pergerakan kapal mencurigakan yang diduga membawa narkotika.

Selanjutnya, Taiwan Coast Guard memperkuat informasi tersebut melalui data intelijen yang diteruskan kepada Bareskrim Polri pada awal Agustus 2026.

Berdasarkan data itu, aparat memperketat pengawasan di jalur pelayaran yang dicurigai hingga akhirnya mencegat kapal tersebut.

Setelah mengamankan kapal beserta seluruh awaknya, aparat mengawalnya ke Dermaga Kodaeral IV Batam untuk menjalani pemeriksaan mendalam.65 Karung Berisi 1.300 Bungkus Ketamin

Sehari setelah penindakan, tim gabungan membongkar modus penyelundupan para pelaku.

Para pelaku menyembunyikan ketamin secara sistematis di kompartemen tersembunyi dekat anjungan kapal sehingga petugas sulit mendeteksinya secara kasat mata.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan 65 karung yang berisi sekitar 1.300 bungkus bertuliskan teh Cina.

Hasil pemeriksaan menggunakan alat deteksi Rigaku menunjukkan seluruh sampel positif mengandung ketamin.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyebut total barang bukti diperkirakan mencapai 1,3 ton.

“Ini operasi gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama BNN, Bea Cukai, TNI AL, BIN, dan Ditresnarkoba Polda Kepri. Seluruh barang bukti sebanyak 65 karung, dengan estimasi berat 1,3 ton, asumsi rata-rata 20 kilogram per karung,” kata Eko.

Baca Juga :  Kejar-kejaran di Bangli, BNN Ringkus Dua WN Rusia Pembawa 7,8 Kg Hashish

Menurut Eko, jaringan pelaku diduga membawa narkotika tersebut dari Tiongkok dan hendak menyelundupkannya ke wilayah Indonesia melalui jalur laut.

Aparat Tangkap Delapan ABK

Selain menyita barang bukti, aparat juga menangkap delapan anak buah kapal (ABK), terdiri atas satu warga negara Taiwan berinisial TSM (43) dan tujuh warga negara Myanmar, yakni KH (29), MML (36), ML (55), PL (27), TA (51), ZO (38), dan MML (44).

Seluruh tersangka kini menjalani pemeriksaan intensif di Pangkalan Kodaeral IV Tanjung Sengkuang, Batam.

Sementara itu, penyidik masih mendalami asal-usul ketamin, jalur distribusi, serta kemungkinan keterlibatan jaringan narkotika lintas negara yang lebih besar.

Keberhasilan operasi ini menjadi salah satu pengungkapan penyelundupan ketamin terbesar di Indonesia pada 2026 dan menegaskan semakin pentingnya kolaborasi lintas instansi serta dukungan intelijen internasional dalam memutus rantai peredaran narkotika melalui jalur laut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka
129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Selasa, 15 September 2026 - 05:40 WIB

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Senin, 14 September 2026 - 21:25 WIB

Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

NASIONAL

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 Sep 2026 - 19:16 WIB

Los Angeles Dodgers amankan tiket postseason MLB 14 musim beruntun usai tekuk Cincinnati Reds 4-1. Simak rincian rekor. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Los Angeles Dodgers Amankan Tiket Postseason MLB

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:24 WIB

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB