Polri Sapa Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong, Bahas Perlindungan dan Edukasi Hukum

Minggu, 3 Agustus 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi edukasi hukum pekerja migran di Hongkong

Polisi edukasi hukum pekerja migran di Hongkong

HONGKONG, ONLINEWS.CO.ID – Hari Minggu (3/8/2025) jadi hari istimewa buat para Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Hong Kong. Soalnya, Polri langsung nyapa dan ngobrol akrab bareng mereka di KJRI Hong Kong. Bukan sekadar basa-basi, rombongan dari Bareskrim Polri datang khusus buat ngasih edukasi soal hukum, perlindungan perempuan dan anak, serta bahaya perdagangan orang!

Acara ini digelar bareng KJRI Hong Kong, pihak Imigrasi, dan Protokol Konsuler. Dari pihak Polri, yang hadir antara lain:

Dir PPA PPO Bareskrim,Kasubdit II PPA & PPO, Dirreskrimum & Dirnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Nany Hartati, KBP Elya Susanti dan Para Kanit TPPO

Topiknya serius, tapi suasananya akrab. Para PMI bisa curhat soal pengalaman kerja di negeri rantau, termasuk kendala hukum dan hak mereka. Polisi pun menyampaikan langsung bentuk perlindungan yang bisa diberikan.

“Kami hadir bukan cuma jaga hukum, tapi juga dengar langsung suara para pahlawan devisa kita,” ujar Dir PPA PPO Bareskrim Polri, dengan nada bangga.

Polri komitmen memberikan perlindungan perempuan dan anak di luar negeri
Memberikan perlindungan perempuan dan anak di luar negeri

Hebat! Banyak PMI Juga Lanjut Kuliah dan Wisuda

Yang bikin salut, banyak PMI ternyata gak cuma kerja keras, tapi juga sempatin kuliah! Ada yang sudah wisuda loh, sambil kerja! Dir PPA PPO pun kasih apresiasi besar buat semangat mereka.

Baca Juga :  Zohran Mamdani Dilantik Jadi Wali Kota Muslim Pertama

“Luar biasa. Mereka kerja, kirim uang buat keluarga, tapi tetap sempat sekolah. Ini inspirasi,” katanya penuh haru.

Polri Tunjukkan Komitmen Lindungi WNI di Luar Negeri

Tak hanya datang dan foto-foto, Polri serius ingin makin dekat dengan masyarakat migran. Dialog seperti ini memperkuat hubungan antara polisi dan WNI tanpa sekat.

“Polisi hadir sebagai pelayan dan pelindung, bukan hanya di Indonesia, tapi juga di mana pun warga kita berada,” tegasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari
Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat
OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka
129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

4 Tersangka Penganiayaan Serda Ahmad Terancam Dipecat, Ini Kronologinya

Rabu, 16 September 2026 - 06:17 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Diperiksa, 129 Korban Masih Dicari

Rabu, 16 September 2026 - 06:09 WIB

Mendagri Tito Minta ASN di Papua Mendapat Pengamanan Lebih Ketat

Selasa, 15 September 2026 - 19:16 WIB

OTT KPK BPN Bogor: Bos Summarecon dan 7 Orang Jadi Tersangka

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Berita Terbaru

Laporan CBO menunjukkan biaya perang AS melawan Iran tembus $38 miliar Dolar AS dan mendongkrak inflasi hingga 2027. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Biaya Perang AS Lawan Iran Tembus 38 Miliar Dolar AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 17:39 WIB

Donald Trump mengecam keputusan Mahkamah Agung AS yang memblokir aturan pembatasan surat suara via pos jelang pemilu paruh waktu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Kecam Mahkamah Agung AS

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:35 WIB

 Serangan udara Israel di Kfar Rumman, Lebanon Selatan menewaskan 13 orang termasuk 6 anak-anak. Simak rincian eskalasi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Udara Israel di Lebanon Selatan Tewaskan 13 Orang

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:29 WIB

Korban hilang banjir bandang Himalaya capai 3.044 orang dengan 750 tewas, sementara bantuan internasional terus mengalir ke Nepal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ribuan Korban Hilang Banjir Bandang Perbatasan Nepal-Tiongkok

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:44 WIB